[Terlengkap] Kompilasi Mobile Marketing Statistik 2018

Sadar atau tidak, perangkat mobile telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Faktanya, mobile user menghabiskan waktu dua kali lebih lama daripada desktop user: Waktu penggunaan...

49 0
49 0
Mobile Marketing Statistics

Sadar atau tidak, perangkat mobile telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Faktanya, mobile user menghabiskan waktu dua kali lebih lama daripada desktop user:

Waktu penggunaan perangkat mobile vs. desktop (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Hal ini bisa jadi peluang untuk memaksimalkan mobile marketing. Ingin tahu lebih banyak fakta dan statistik terkait mobile marketing? Mari kita ungkap satu per satu. 

Waktu yang dihabiskan menggunakan media seluler

Penggunaan media seluler bervariasi sepanjang hari. Statistik ini penting untuk masalah pengelolaan iklan dan digital campaign. Penelitian menunjukkan bahwa desktop lebih banyak digunakan pada siang hari di tempat kerja, sedangkan tablet dan smartphone mendominasi pada malam hari.

Waktu penggunaan beragam jenis perangkat (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/)

Implikasinya jelas, jika Anda tidak dapat menjangkau audiens pada waktu yang tepat, dengan media yang tepat, dan pengalaman seluler yang memuaskan, kemungkinan untuk kehilangan mereka sangatlah tinggi. 

Persentase konsumen yang menggunakan perangkat seluler

Beberapa waktu lalu, Ofcom benchmark internasional menunjukkan popularitas global menggunakan perangkat digital yang berbeda di beberapa negara, ini statistiknya:

Penggunaan beragam jenis perangkat digital di berbagai negara (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Statistik di atas menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen bersifat multiplatform dan akan sering melakukan multi-screening, mengakses situs di perangkat seluler atau desktop, sehingga pengalaman yang konsisten di seluruh perangkat perlu diterapkan. Coba lihat ini:

Penggunaan multi-platform di berbagai negara (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Berapa banyak kunjungan situs web di perangkat seluler vs. desktop?

Beberapa waktu lalu, Google telah menerapkan algoritma Mobile-First dalam sistem search engine mereka. Kenyataannya, meskipun penggunaan smartphone sangat populer untuk beberapa kegiatan seperti media sosial, olah pesan, hingga update berita terbaru, mayoritas konsumen juga memiliki perangkat desktop (dan tablet) yang cenderung mereka gunakan untuk urusan lebih mendetail seperti melihat ulasan dan pembelian.

Demografi audiens berdasarkan platform yang digunakan (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/)

Jadi, Anda perlu memikirkan strategi untuk melibatkan apa yang disebut comScore sebagai Multichannel Majority, bukan hanya ‘mobile first’ atau ‘adopsi smartphone’. Inilah alasan mengapa rasio konversi seluler jauh lebih rendah dalam ritel dibanding desktop. 

Nilai konversi seluler vs. desktop dan pangsa kunjungan untuk situs E-commerce

Meskipun lebih banyak waktu dihabiskan pada perangkat mobile, faktanya tingkat konversi smartphone hanya mencapai sekitar setengah dari tingkat konversi desktop:

Nilai konversi perangkat seluler (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Data di atas jelas menunjukkan bahwa tingkat konversi smartphone jauh lebih rendah daripada untuk desktop. Hal ini berarti bahwa Anda perlu membuat kasus bisnis untuk situs yang responsif terhadap perangkat seluler. 

Waktu penggunaan aplikasi seluler vs. situs seluler

Preferensi konsumen untuk aplikasi seluler vs. situs seluler juga harus dipikirkan sebagai bagian dari strategi mobile marketing. Di berbagai negara yang digunakan sebagai objek penelitian, persentase waktu seluler yang dihabiskan pada aplikasi adalah 80-90%:

Persentase waktu aktivitas seluler (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Lebih dari 80% waktu aktivitas mobile di semua pasar dihabiskan dalam aplikasi. Sisanya baru dihabiskan menggunakan browser. Statistik ini menunjukkan betapa pentingnya sebuah aplikasi mobile. 

Seberapa penting iklan seluler?

Faktanya, pembelanjaan iklan mobile masih tertinggal di belakang konsumsi media seluler. Lalu, bagaimana pengiklan menanggapi perubahan dalam waktu media seluler? Grafik berikut adalah laporan setahun penuh comScore yang menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan waktu media meningkat, beberapa pengiklan “anjlok” karena ada peluang besar yang hilang pada iklan seluler:

Perbandingan lama waktu dan biaya yang dihabiskan mobile vs. desktop (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Penelitian oleh eMarketer di tahun 2015 justru menunjukkan bahwa belanja iklan seluler menyumbang 49% dari belanja iklan digital. Hanya sedikit tertingal oleh tren tentang bagaimana orang menggunakan perangkat mereka. 

Cara konsumen meneliti produk menggunakan mobile search and situs review

Sebuah penelitian menunjukkan seberapa banyak penelusuran seluler bergantung pada sektor produk dan kategori perangkat:

Jenis industri yang paling banyak menggunakan mobile search (https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/) 

Dalam banyak kategori (termasuk ritel dan Otomotif) angka menunjukkan persentase di atas 50%, tetapi beberapa keputusan pembelian seperti perbankan dan real estate justru lebih rendah.

 

 

 

 


Source:
https://www.smartinsights.com/mobile-marketing/mobile-marketing-analytics/mobile-marketing-statistics/
https://www.pexels.com/

In this article

Join the Conversation