Voice Search SEO: Hasil Analisis 10.000 Pengguna Google Home

Bukan rahasia lagi jika perkembangan perangkat mobile telah mengubah kebiasaan orang ketika melakukan aktivitas digital. Dulu, ketika seseorang membutuhkan sebuah informasi, ia akan mengetikkan secara manual pada search...

48 0
48 0
Voice Search SEO

Bukan rahasia lagi jika perkembangan perangkat mobile telah mengubah kebiasaan orang ketika melakukan aktivitas digital. Dulu, ketika seseorang membutuhkan sebuah informasi, ia akan mengetikkan secara manual pada search engine. Sekarang, orang kerap menggunakan voice search untuk melakukan penelusuran di perangkat mobile. 

Sebuah penelitian dilakukan dengan menganalisis 10.000 hasil pencarian Google Home. Hasilnya, kurang lebih ada 11 poin yang dapat dipelajari untuk meningkatkan kinerja voice search SEO. Penasaran? Mari kita bongkar satu per satu. 

 

  1. Website dengan waktu loading cepat memiliki keunggulan dalam hasil pencarian Google Voice. Rata-rata halaman hasil pencarian suara dimuat dalam 4,6 detik (52% lebih cepat dari rata-rata halaman).
Kecepatan hasil penelusuran suara (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Algoritma pencarian suara Google dapat menggunakan PageSpeed sebagai kunci memberi peringkat situs. So, jika ingin mendapat peringkat dalam penelusuran suara, pastikan situs Anda dapat memuat secepat mungkin.
  1. Website HTTPS mendominasi hasil penelusuran suara Google. Bahkan, 70,4% dari halaman hasil Google Home dijamin menggunakan HTTPS.
Website dengan HTTPS (https://backlinko.com/voice-search-seo-study)
  • Takeaway: Hasil pencarian suara secara signifikan lebih cenderung menggunakan HTTPS daripada peringkat website lain di halaman pertama Google. Oleh karena itu, menerapkan HTTPS dapat meningkatkan peluang Anda untuk muncul sebagai hasil pencarian suara.
  1. Hasil penelusuran suara Google cenderung sangat ringkas. Bahkan, hasil pencarian suara rata-rata hanya sepanjang 29 kata.
Pengaruh panjang teks (https://backlinko.com/voice-search-seo-study)

 

  • Takeaway: Untuk mengoptimalkan voice search SEO, usahakan buat ringkasan jawaban Anda kira-kira sepanjang meksimal 29 kata.
  1. Schema.org bukan kunci dalam peringkat pencarian suara. 36,4% dari hasil pencarian suara berasal dari halaman yang menggunakan Schema (hanya sedikit lebih tinggi dari rata-rata di seluruh dunia sebesar 31,3%).
Penggunaan Schema (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Schema dapat membantu upaya SEO Anda secara keseluruhan. Namun, bukan cara terbaik.
  1. Domain otoritatif cenderung menghasilkan hasil pencarian suara secara signifikan lebih dari domain non-otoritatif. Faktanya, Nilai Domain Ahrefs rata-rata dari hasil Google Home adalah 76,8.
Rata-rata rating domain (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Google’s Voice Search Algorithm dapat menekankan domain terpercaya dan otoritatif.
  1. Konten dengan tingkat keterlibatan sosial yang tinggi cenderung berkinerja baik dalam penelusuran suara. Bahkan, hasil pencarian suara rata-rata memiliki 1.199 share Facebook dan 44 Tweet.
Jumlah share hasil voice search (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Menerbitkan konten berkualitas dan sangat mudah dibagikan dapat meningkatkan peluang peringkat Anda sebagai hasil pencarian suara.
  1. Konten yang sederhana dan mudah dibaca dapat membantu dengan SEO pencarian suara. Rata-rata hasil pencarian suara Google ditulis pada tingkat kelas 9.
Tingkat pembaca rata-rata (https://backlinko.com/voice-search-seo-study)
  • Takeaway: Menerbitkan konten yang sederhana dan mudah dipahami dapat membantu meningkatkan SEO pencarian suara.
  1. Penelitian membuktikan bahwa sangat sedikit hasil penelusuran suara yang memiliki keyword yang tepat dalam tag judulnya. Bahkan, hanya 1,71% dari hasil pencarian suara menggunakan kata kunci yang tepat dalam tag judul mereka.
Penggunaan keyword yang sesuai (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Membuat laman individual untuk setiap kueri penelusuran suara bukanlah strategi SEO penelusuran suara yang efektif.
  1. Jumlah kata rata-rata dari halaman hasil pencarian suara adalah 2.312 kata. Oleh karena itu, Google cenderung mencari jawaban pencarian suara dari konten bentuk panjang.

  • Takeaway: Lebih panjang konten, lebih besar kemungkinan konten cocok dengan permintaan pencarian suara. Selain itu, halaman FAQ cenderung berkinerja sangat baik dalam pencarian suara.
  1. Konten yang menempati peringkat tinggi dalam pencarian desktop juga sangat mungkin muncul sebagai jawaban pencarian suara. Bahkan, sekitar 75% dari hasil pencarian suara peringkat di atas 3 untuk permintaan itu.

  • Takeaway: Semakin tinggi peringkat halaman untuk kata kunci tertentu, semakin besar kemungkinan Google akan memilih halaman tersebut sebagai hasil pencarian suara.
  1. Muncul di Featured Snippet dapat membantu Anda menentukan peringkat dalam penelusuran suara. 40,7% dari semua jawaban pencarian suara berasal dari Featured Snippet.
Peran featured snippet (https://backlinko.com/voice-search-seo-study) 
  • Takeaway: Cobalah maksimalkan pembuatan konten Anda agar ditampilkan dalam Featured Snippet.

 

 

 

 


Source:
https://backlinko.com/voice-search-seo-study
https://www.pexels.com/

In this article

Join the Conversation