Terlengkap! Cara Menggunakan Google Search Console untuk Website Bisnis

Google, search engine dengan jumlah pengguna terbesar di dunia. Segala macam proses penelusuran biasanya berawal dari sini. Meskipun banyak pesaing bermunculan, nyatanya Google tetaplah menjadi raja: Jumlah pengguna...

68 0
68 0
Google Search Console untuk Website Bisnis

Google, search engine dengan jumlah pengguna terbesar di dunia. Segala macam proses penelusuran biasanya berawal dari sini. Meskipun banyak pesaing bermunculan, nyatanya Google tetaplah menjadi raja:

Jumlah pengguna Google (https://www.statista.com/chart/899/unique-users-of-search-engines-in-december-2012/)

Jika Anda memiliki website bisnis, jangan sia-siakan kesempatan ini. Manfaatkan peluang untuk memperkenalkan bisnis Anda lewat Google. Salah satu caranya yakni dengan mengoptimalkan peran Google Search Console (GSC). Bagaimana langkahnya? Mari kita bahas bersama. 

Langkah pertama: Menambahkan situs ke GSC

Pertama, masuk ke Google Search Console dan klik ” Add a Property”.

Add a property (https://backlinko.com/google-search-console) 

Kemudian, copy-paste URL website Anda ke dalam field yang telah tersedia. Misal seperti ini:

Masukkan URL situs (https://backlinko.com/google-search-console) 

Selanjutnya, verifikasi situs Anda. Setidaknya ada 7 cara untuk memverifikasi situs. Saya ambil 3 cara yang dinilai termudah untuk memastikan situs Anda terverifikasi:

  • File HTML: Unggah file HTML unik ke situs Anda.
  • CNAME atau TXT Record: Di sinilah Anda menambahkan CNAME khusus atau catatan TXT ke pengaturan domain.
  • HTML Code Snippet: Cukup unggah snippet kode sederhana (tag HTML) ke bagian <head> pada kode homepage Anda.

Pastikan untuk memverifikasi versi HTTPS dan non-HTTP dari situs Anda. Kedua versi harus ditambahkan sebagai property terpisah, contoh:

  • https://bisnisbisnis.id
  • http://bisnisbisnis.id

Langkah kedua: Tentukan “Preferred Domain”

Fungsinya yakni memberitahu Google untuk menggunakan versi WWW atau non-WWW dari situs Anda.

Preferred domain (https://backlinko.com/google-search-console) 

Dengan demikian, Google dapat mengenali URL Anda sebagai:

  • https://bisnisbisnis.id

ATAU

  • https://www.bisnisbisnis.id

Versi yang Anda pilih di sini adalah versi yang akan muncul dalam hasil pencarian. Jadi, jika Anda menggunakan versi “WWW”, situs Anda akan memiliki “WWW” di hasil pencarian, misal seperti ini:

Hasil pencarian preferred domain (https://backlinko.com/google-search-console) 

Langkah ketiga: Tetapkan negara target Anda

Google telah dibekali kemampuan untuk mengetahui negara mana yang ditargetkan oleh situs Anda. Sumbernya berasal dari berbagai data, seperti: 

  • CcTLD (misalnya: co.id untuk situs Indonesia)
  • Alamat yang tercantum di website
  • Lokasi server
  • Negara sumber backlink terbesar
  • Bahasa konten yang ditulis di website

Semakin banyak informasi yang dapat Anda berikan kepada Google, semakin baik. Untuk mengatur negara target Anda di dalam GSC, berikut langkahnya:

  • Klik tautan “International Targeting”
International Targeting (https://backlinko.com/google-search-console) 
  • Klik tab “Country”
Country (https://backlinko.com/google-search-console) 
  • Centang kotak “Target users in”
Centang Target users in (https://backlinko.com/google-search-console) 
  • Pilih negara target Anda dari kotak drop-down
Pilih negara target (https://backlinko.com/google-search-console) 

Langkah keempat: Tautkan Google Analytics dengan GSC

Pada tahun 2013, Google mengalihkan semua pencarian ke versi HTTPS. Tujuan utamanya untuk memperkuat keamanan aktivitas penelusuran Google.

Penerapan HTTPS (https://backlinko.com/google-search-console) 

Celakanya, dengan pengalihan ini banyak keyword yang akhirnya tak berfungsi optimal. Akibatnya, trafik website pun turun. Untuk mengatasi hal ini, tautkan Google Analytics dengan akun GSC. Begini caranya:

  • Pertama, buka Google Analytics. Kemudian, klik tombol “Admin” di bagian bawah menu sebelah kiri.
Admin (https://backlinko.com/google-search-console)
  • Klik pada link “Property Settings”.
Property Settings (https://backlinko.com/google-search-console) 
  • Cari dan klik opsi “Adjust Search Console”.
Adjust Search Console (https://backlinko.com/google-search-console) 
  • Klik “Add”.

Scroll ke bawah hingga Anda menemukan alamat website Anda, centang kotaknya, dan tekan “Save”.

  •  Analytics dan Search Console berhasil ditautkan.

Langkah kelima: Periksa masalah keamanan

Sebagai langkah maintenance, cobalah untuk secara rutin memeriksa masalah keamanan situs atau segala hal yang dapat menghambat kinerja SEO situs Anda. Caranya:

  • Klik ” Security Issues”.

  • Google akan memberi tahu Anda berbagai masalah yang sedang terjadi pada website Anda:

Langkah keenam: Tambahkan Sitemap

Untuk situs berskala kecil, Sitemap mungkin tak terlalu penting. Namun, untuk situs berskala besar (misal situs ecommerce), Sitemap memiliki peran cukup vital. Untuk menambahkan Sitemap, berikut caranya:

  • Pertama, Anda perlu membuat sitemap. Saya ambil contoh situs WordPress dengan plugin Yoast. Kunjungi Yoast, kemudian set pengaturan XML sitemaps pada status “On”.

  • Klik link ” See the XML Sitemap”.

  • Akses Search Console baru. Caranya, masuk ke akun GSC Anda, kemudian klik ” Try the new Search Console”.

  • Di sini Anda akan melihat kinerja GSC baru yang telah dibuat tadi.

  •  Copy URL sitemap Anda. Kemudian, tekan tombol “Sitemaps”.

  •  Paste URL tadi dan klik “Submit”.

  • Mission accomplished!

 

 

 

 


Source:
https://backlinko.com/google-search-console
https://www.statista.com/chart/899/unique-users-of-search-engines-in-december-2012/
https://unsplash.com/
Images: https://backlinko.com/google-search-console

In this article

Join the Conversation