Kumpulan Template Content Calendar untuk Memudahkan Eksekusi Digital Marketing

Sebuah campaign yang sukses selalu direncanakan, dieksekusi, dan dievaluasi secara rapi. Setiap upaya harus terstruktur dan fokus pada deadline agar menjadi lebih produktif. Di sinilah Anda membutuhkan suatu...

9215 0
9215 0
Content Marketing Calendar

Sebuah campaign yang sukses selalu direncanakan, dieksekusi, dan dievaluasi secara rapi. Setiap upaya harus terstruktur dan fokus pada deadline agar menjadi lebih produktif. Di sinilah Anda membutuhkan suatu media yang dapat digunakan untuk mengorganisir seluruh kegiatan. Salah satunya yakni berupa content calendar. 

Apa itu content calendar?

Content calendar (kalender konten) memiliki beberapa sebuatan lain, seperti:

  • Kalender blog
  • Kalender media sosial
  • Kalender editorial

Meskipun istilahnya berbeda-beda, akan tetapi fungsinya sama, yakni untuk merencanakan, menjadwalkan, hingga mengelola konten dan proyek pemasaran. 

Berikut adalah tiga jenis konten kalender yang umum:

  • Kalender cetak
  • Spreadsheets
  • Aplikasi (misal CoSchedule)

Berikut adalah contoh content calendar aplikasi CoSchedule:

Contoh content calendar (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/) 

Kenapa harus menggunakan content calendar?

Jika tidak memiliki rencana yang jelas (terutama dalam masalah bisnis), Anda akan membuang-buang waktu untuk menjadi produktif. Jika tidak konsisten dan teratur, maka kemungkinan besar Anda akan gagal. 

Content calendar membuat Anda lebih mudah untuk merencanakan apa yang akan dilakukan di masa depan. Baik dalam kurun waktu mingguan, bulanan, bahkan tahunan. Berikut beberapa manfaat content calendar:

  • Lebih mudah mengatur deadline dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan.
  • Anda dapat melihat semua pekerjaan pada satu tempat. Pos blog, pesan sosial, acara, buletin email, podcast, hingga video.
  • Berpikir secara strategis tentang konten yang akan Anda buat. Singkatnya, Anda akan bekerja lebih efisien dan efektif serta mengurangi stress.

Cara merencanakan content marketing dengan content calendar

Jika ingin memanfaatkan kalender sepenuhnya, Anda akan merencanakan sejauh yang Anda bisa. Hal ini akan memakan banyak waktu. Untuk mulai merencanakan kalender editorial Anda, mulailah dengan setidaknya konten senilai dua minggu. 

Sebelum melangkah lebih jauh mengenai pengelolaan content calendar, cari tahu saluran dan jenis konten apa yang sedang Anda buat. Setelah itu, rencanakan pembuatannya tahun ini, meliputi:

  • Blog atau konten situs web yang diperbarui secara rutin.
  • Media sosial. Tentukan platform apa yang akan Anda gunakan untuk mempromosikan konten.
  • Email. Menurut Campaign Monitor, email 40 kali lebih efektif daripada media sosial untuk akuisisi pelanggan.
  • Podcast.
  • Video. Video marketing semakin penting setiap harinya, hal ini membutuhkan pengelolaan yang baik.
  • Mencetak majalah, brosur, atau buletin.
  • Segala kegiatan lain yang berhubungan dengan upaya digital marketing.

Sebaiknya buatlah semacam list untuk menyusun semua kegiatan dalam content calendar. Untuk mengelola semuanya, saya sarankan untuk menggunakan template content calendar pada CoSchedule. 

Kenapa harus menggunakan aplikasi CoSchedule?

Pada dasarnya, Anda membutuhkan aplikasi untuk membantu tim pemasaran mengatur, menghemat waktu, dan mengelola semua konten dalam satu kalender. Inilah kelebihan CoSchedule:

  • Menghubungkan blog WordPress ke jadwal setiap posting secara otomatis. CoSchedule diintegrasikan dengan satu atau beberapa blog WordPress untuk mengotomatisasi penerbitan konten. Untuk mulai menggunakan integrasi WordPress, buka kalender CoSchedule kemudian pilih Integration dari menu pengaturan:
Menu Calendar dari CoScheduling (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/) 
  • Klik Enable:
Enable sistem integrasi (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/) 
  • Pilih Set up WordPress, kemudian akan muncul layar instruksi yang akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menghubungkan blog WordPress ke CoSchedule:
Mengintegrasikan blog (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/) 
  • Setelah itu, pilih hari di kalender CoSchedule dan klik + Blog Post:
Fitur dalam CoScheduling (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/)
  • Dari sini, Anda memiliki beberapa opsi, seperti Buat posting WordPress baru, menggunakan editor teks built-in, unggah file Microsoft Word, atau lampirkan Dokumen Google. Pilih sesuai kebutuhan.
Beberapa opsi dalam CoScheduling (https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/) 
  • Memindahkan dan mengelola konten dengan antarmuka kalender intuitif CoSchedule. Antarmuka drag-and-drop intuitif CoSchedule memudahkan Anda melihat semua konten di satu tempat, memindahkan setiap jadwal sesuai keinginan, dan menghemat waktu untuk merencanakan pekerjaan.
  • Perencanaan setiap proyek pemasaran di satu tempat. Aplikasi ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kampanye mencakup beberapa proyek sekaligus.
  • Penjadwalan semua promosi media sosial dalam satu tempat. Setelah membuat konten, Anda harus mempromosikannya di media sosial. CoSchedule memudahkan hal ini karena terintegrasi dengan berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, Pinterest, LinkedIn, Google+, Tumblr, dan Instagram.
  • Mengatur promo sosial dengan fitur Best Time Scheduling. Dengan Best Time Scheduling, Anda dapat membuat pesan media sosial secara langsung, kemudian tool akan menjadwalkannya untuk dipublikasikan pada waktu yang optimal.
  • Reshare konten berkinerja terbaik dengan fitur ReQueue. ReQueue memungkinkan Anda membuat kategori konten dengan mudah, menambahkan pesan sosial, dan membagikan ulang secara otomatis konten berkualitas.

 

 

 


Source: https://coschedule.com/blog/annual-content-calendar-template/
Featured image: https://www.pexels.com/
In this article

Join the Conversation