Kunci Supaya Setiap Content Marketing Online Booming

Siapa pun bisa membuat konten. Lebih dari itu, setiap konten yang dibuat harus memiliki tujuan tertentu. Faktanya, tak banyak orang bisa mencapai tujuan tersebut lewat konten yang dihasilkan....

170 0
170 0
Content Marketing

Siapa pun bisa membuat konten. Lebih dari itu, setiap konten yang dibuat harus memiliki tujuan tertentu. Faktanya, tak banyak orang bisa mencapai tujuan tersebut lewat konten yang dihasilkan. Konten harus dibuat menarik agar dapat mencapai tujuan, seperti: 

  • peningkatan lalu lintas
  • klik
  • keikutsertaan
  • konversi
  • penjualan
  • komentar
  • suka
  • share

Jika konten Anda tidak mampu melibatkan pembaca, mereka tidak akan mengonsumsi dan menyimpan informasi yang disajikan. Malah hanya akan menjadi pemborosan waktu, uang, dan sumber daya. Untuk menghindari hal ini, beberapa tips berikut sangat perlu Anda terapkan. 

Jadi diri sendiri

Saat ini, sulit untuk menghasilkan konten yang 100% unik. Bisa jadi di luar sana juga ada orang yang: 

  • mengangkat topik serupa
  • menggunakan foto yang sama, atau
  • melakukan penelitian yang mirip

Ini bukanlah sebuah masalah. Persaingan tersebut muncul karena keinginan para kreator untuk membuat konten yang menonjol.

Faktanya, memproduksi konten yang menarik masih menjadi tantangan terbesar para content marketer:

Tantangan terbesar para content marketer (https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/) 

Untuk menghindari masalah ini, Anda perlu menjadi diri sendiri. Hindari menulis ulang konten orang lain. Ceritakan pengalaman pribadi, karena ini tak akan dimiliki orang lain. Inilah modal Anda untuk menciptakan konten yang unik. 

Buatlah actionable content (konten yang dapat ditindaklanjuti)

Intinya, jika Anda tidak mengetahui tujuan konten yang dibuat, pembaca juga tak akan tahu. Anda harus tahu kira-kira apa yang akan dilakukan audiens setelah membaca konten tersebut. 

Konten Anda perlu menyoroti fitur dan manfaat, bagaimana cara menggunakan sebuah produk, hingga bagaimana produk tersebut dapat meningkatkan kehidupan konsumen. Konten seperti ini akan membuat pembaca mulai melakukan pembelian. Contohnya seperti ini:

Contoh actionable content (https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/)

Sajikan informasi yang akurat

Pada dasarnya, orang selalu menginginkan informasi yang akurat dan berkualitas. Untuk menyajikan jenis konten seperti ini, saya sarankan untuk memasukkan data dan statistik dalam konten yang Anda buat.

Perlu diingat, data tersebut haruslah berasal dari penelitian atau sumber yang tepercaya. Jika informasi yang Anda sajikan tidak dapat dipertanggungjawabkan atau kurang relevan, audiens pun akan mulai meragukan blog beserta konten yang Anda sajikan. 

Manfaatkan kemampuan storytelling

Terkait dengan poin sebelumnya. Orang memang membutuhkan data dan statistik yang akurat. Namun, Anda perlu metode untuk mengemas dan menyajikannya agar lebih menarik. Tujuannya agar pembaca lebih bisa menikmati sekaligus menyerap informasi yang Anda sajikan.

Peran kemampuan storytelling (https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/)

Untuk melakukan hal ini, manfaatkan kemampuan storytelling Anda. Storytelling akan membuat konten yang Anda sajikan lebih komunikatif sehingga Anda dapat terhubung dengan audiens lewat konten yang disajikan. 

Buat audiens berpikir

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya. Selain harus mampu berkomunikasi dengan pembaca, Anda juga harus bisa membuat mereka berpikir ketika mengonsumsi konten. Maksudnya, jangan hanya disajikan begitu saja. Akan tetapi, doronglah pembaca agar menggunakan imajinasi dan pikiran mereka ketika menikmati konten yang Anda sajikan. 

Metode ini akan membuat informasi yang audiens terima menjadi lebih tertanam di pikiran mereka. Selain itu, ini merupakan strategi untuk memancing diskusi dari para pembaca. 

Manfaatkan visual

Perlu diingat bahwa tak semua orang gemar membaca. Lalu bagaimana jika orang yang tak gemar membaca tersebut ingin memperoleh informasi dari konten tertulis Anda?

Solusinya yakni dengan memasukkan gambar maupun video ke dalam konten. Coba lihat statistik ini:

Jenis konten yang paling banyak dikonsumsi (https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/) 

Faktanya, orang lebih suka mengonsumsi jenis konten gambar dan video dibanding teks. Beberapa tema konten video beriku ini mungkin perlu Anda coba: 

  • video tutorial
  • demonstrasi produk
  • hiburan
  • diskusi
  • wawancara

Maksimalkan peran judul

Sebelum mengajak audiens untuk “menyelam” ke dalam konten yang Anda sajikan, terlebih dulu Anda perlu mencuri perhatian mereka lewat judul yang eye-catching. Dari sinilah semuanya berawal. Beberapa headline ini mampu menghasilkan kinerja terbaik:

Headline berkinerja terbaik (https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/) 

Gunakan intro yang kuat

Melanjutkan poin sebelumnya, tak cukup hanya dengan headline yang menarik. Step berikutnya juga tak kalah pentingnya untuk menentukan apakah audiens benar-benar mengonsumsi konten Anda atau tidak.

Penelitian menunjukkan bahwa 55% audiens hanya menghabiskan waktu hingga 15 detik untuk membaca artikel. 

Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu berpikir kreatif. Bagaimana menciptakan kalimat pembuka yang menarik sekaligus kuat untuk menawan audiens agar mau terus membaca. 

Buat konten bervariasi

Audiens itu cenderung mudah bosan. Oleh karena itu, hindari untuk menyajikan konten dengan tema serupa secara berturut-turut. Coba variasikan konten yang Anda sajikan. Misal, hari ini Anda memberikan konten demografi, besok cobalah untuk menyajikan konten dengan video. Lusa, ulaslah suatu wawancara, demo produk, dan seterusnya.

 

 

 

 


Source:
https://www.quicksprout.com/2018/06/29/9-tips-to-create-highly-engaging-content/
https://unsplash.com/

In this article

Join the Conversation