Fakta Video Advertising yang Menguntungkan Banyak Brand Besar Dunia

YouTube sekarang menjadi search engine terbesar kedua setelah Google. Bukan rahasia lagi bahwa penggunaan video dalam content marketing sedang meningkat akhir-akhir ini. Beberapa penelitian juga sangat merekomendasikan untuk...

206 0
206 0
Fakta Video Advertising

YouTube sekarang menjadi search engine terbesar kedua setelah Google. Bukan rahasia lagi bahwa penggunaan video dalam content marketing sedang meningkat akhir-akhir ini.

Beberapa penelitian juga sangat merekomendasikan untuk memasukkan unsur video dalam upaya marketing. Faktanya:

  • Video dalam sebuah email marketing meningkatkan 200-300% CTR (rasio klik).
  • Video di landing page dapat meningkatkan konversi hingga 80%.
  • 64% pemirsa cenderung melakukan pembelian online setelah melihat video tentang sebuah produk.
  • 96% situs B2B menggunakan konten video dalam upaya marketing campaign mereka, di mana 73% di antaranya mengaku mendapatkan hasil positif dari upaya tersebut.
  • 90% user mengaku bahwa video produk sangat membantu dalam pengambilan keputusan pembelian mereka.

Itu tadi beberapa fakta mengenai video marketing yang saya rasa cukup mengejutkan.

Baca juga: Cara Menggunakan Video Marketing Strategy di Video Advertising

Metode video advertising juga banyak digunakan oleh berbagai brand raksasa di dunia. Berikut ini beberapa contohnya.

1. Adidas akan membuat 30.000 video pada “2018 Boston Marathon”

Brand raksasa yang satu ini memang telah dikenal sebagai brand yang hampir selalu menggunakan video dalam upaya campaign mereka.

Tahun ini, Adidas kembali melakukan gebrakan dengan berencana membuat 30.000 video dalam event “2018 Boston Marathon.”

Adidas campaign (https://www.bostonglobe.com/metro/2017/04/18/adidas-sends-mail-customers-congratualting-them-for-surviving-boston-marathon/lZWiA9QtQrB6y2Huw487CL/story.html)

Pada 16 April, cuaca diprediksi tidak akan bersahabat dengan para pelari Marathon Boston. Hujan, angin, dan suhu rendah akan memengaruhi penonton dan para peserta. Namun, hal ini tidak menghentikan Adidas untuk mengambil rekaman di sekitar lokasi kompetisi. Rekaman individu akan diambil pada tanda 15K dan di garis finish.

Pelari akan menerima email untuk mengakses video pribadi mereka dalam beberapa jam setelah maraton. Video juga akan tersedia di situs web campaign.

Jika Anda penasaran, copy-paste link ini untuk melihat salah satu video advertising Adidas: https://youtu.be/dT583En6-28.

2. Video campaign Dove

Setiap wanita pasti tahu brand Dove. Baru-baru ini, Dove juga meluncurkan sebuah video viral emosional menampilkan kisah pribadi unik yang membuat pelanggan merasa diakui dan penting. Video campaign berjudul “Dove Choose Beautiful – Women all over the world make a choice” ini bahkan telah dilihat hampir 10 juta kali.

Dove Choose Beautiful campaign (http://fortune.com/2015/04/15/why-doves-choose-beautiful-campaign-sparked-a-backlash/)

Tujuan utama Dove dalam video advertising-nya ialah mendorong audiens (terutama para wanita) di seluruh dunia untuk turut serta ambil bagian dalam promosi produknya. Taktik Dove ini terbukti sangat efektif tidak hanya sebagai media promosi, tetapi juga untuk membangun interaksi dengan pelanggan. Coba lihat videonya di sini: https://youtu.be/7DdM-4siaQw

3. Intel, “Meet the Makers”

Intel “Meet the Makers” adalah salah satu video campaign perusahaan Intel. Campaign ini berisi kumpulan video inspirasional yang menggambarkan orang di seluruh dunia yang menciptakan teknologi canggih menggunakan prosesor Intel. Video menyampaikan kisah perubahan yang mungkin terjadi dengan menggunakan teknologi Intel.

Intel “Meet the Makers” (https://www.lowyat.net/2016/105753/computex-2016-intel-helps-makers-create-and-innovate/)

Salah satu ceritanya adalah tentang Shubham Banerjee, seorang siswa kelas 8 yang membangun printer Braille murah menggunakan teknologi Intel Edison. Berkat penemuannya ini, ia berhasil membantu lebih dari 200 juta tunanetra untuk membaca dengan cara yang lebih murah.

Siap-siap terharu ketika menonton video ini:

Copy-paste https://youtu.be/b6wHpHAZ1tA ke browser jika video tidak muncul.

 

Kesimpulan

Fakta bahwa 71% konsumen menonton lebih banyak video online membuat brand dan bisnis tidak dapat lagi mengabaikan popularitas konten video. Agar lebih efektif, Anda perlu menghubungkan merek dan pesan Anda dengan audiens.

Cari tahu bagaimana orang menggunakan produk atau layanan Anda dalam kehidupan sehari-hari, kemudian bagikan kisah inspiratif mereka melalui video.

Saatnya menjadikan video sebagai bagian penting dari strategi pemasaran Anda secara keseluruhan!

 

Source: 1 2 3 4

Featured image: https://www.pexels.com

In this article

Join the Conversation