7 Jenis Content Marketing yang Mampu Mengubah Pengunjung Menjadi Pelanggan dalam Sekali Baca

Dalam dunia digital marketing, mengkonversi pengunjung menjadi pembeli bukanlah hal mudah. Boleh saja konten Anda sangat menarik. Namun, tetap tidak bisa menjamin pengunjung yang membaca konten tersebut akan...

166 0
166 0
Jenis Content Marketing

Dalam dunia digital marketing, mengkonversi pengunjung menjadi pembeli bukanlah hal mudah.

Boleh saja konten Anda sangat menarik. Namun, tetap tidak bisa menjamin pengunjung yang membaca konten tersebut akan menjadi pelanggan.

Ada kalanya Anda harus melakukan optimalisasi berulang kali baru dapat mewujudkannya.

Kita ibaratkan digital marketing sebagai sebuah “hubungan”. Pertama yang perlu Anda lakukan adalah memperkenalkan diri. Lalu, memberi kesan pertama mengagumkan agar pembaca “jatuh cinta pada pandangan pertama”. Ini penting. Bagaimana caranya?

Anda perlu membuat konten menarik nan berkualitas dengan headline judul yang menarik pula. Pastikan tema konten selalu fresh. Ditambah dengan gambar ilustrasi yang mempermanis konten.

Berikut ini ada 7 jenis content marketing yang dapat Anda jadikan referensi untuk merebut hati pembaca.

 

Lead Generation Content yang “menarik” audiens

Proses kreatif dan perencanaan matang sangat menentukan keberhasilan konten jenis ini.

Anda harus menggunakan kreativitas untuk menemukan ide dan topik konten yang ingin diketahui oleh target Anda.

Dengan kata lain, Anda perlu belajar bagaimana “membaca pikiran” mereka. Caranya?

Anda perlu melakukan pemikiran mendalam, mempelajari konten yang akan memberikan jawaban atas apa yang audiens cari.

Dalam sebuah studi kasus, sebuah perusahaan harus melakukan penelitian secara langsung untuk menyusun konten yang benar-benar baru. Materi yang segar cenderung menarik minat banyak orang.

Kemudian bekerja sama dengan situs-situs publikasi terkenal untuk mengkampanyekan konten Anda. Posisi Anda akan menjadi “sumber” di sini dan prospek potensial baru akan mulai berdatangan.

BACA JUGA: Cara Memproduksi Content Marketing yang Selalu Dikomentari Pembaca

 

Posting Blog

Posting blog perlu dilakukan secara rutin. Kenapa?

  • Setiap konten baru akan mengingkatkan kemungkinan bertambahnya prospek baru
  • Salah satu ukuran tanggung jawab Anda dapat diketahui lewat konsistensi posting blog

Bagi Anda yang menggunakan konten sebagai ujung tombak pemasaran, konsistensi posting adalah faktor penting yang perlu terus dijaga.

Semakin banyak konten berkualitas yang Anda hasilkan, semakin banyak pertanyaan pengguna yang terjawab. Prospek yang dihasilkan pun semakin tinggi.

Untuk membuat posting blog yang bagus, coba perhatikan ini:

Trik menciptakan posting blog keren (http://www.frac.tl/lead-generation-content-7-best-types/)

BACA JUGA: Mengubah Artikel Menjadi Content Marketing Efektif bagi Blogger

 

E-Books

Konten jenis ini adalah cara yang bagus untuk menjelaskan topik kepada pemirsa yang berminat tinggi. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menyusun sebuah e-book, penting untuk memastikan topik yang diangkat dapat menarik banyak pengguna dan memang benar-benar dibutuhkan. Jangan sampai usaha Anda sia-sia atau salah sasaran.

 

SlideShare

SlideShare adalah cara yang mudah untuk mengunggah sebuah presentasi dan menjangkau banyak orang. Ini adalah cara lain untuk menyampaikan informasi agar tidak bosan dengan bentuk konten yang itu-itu saja.

Sebuah studi kasus SlideShare berjudul “16 Takeaways From a Year of Marketing Research” telah berhasil menghasilkan 1.200 views dalam sekali posting.

Contoh SlideShare 1 (http://www.frac.tl/lead-generation-content-7-best-types/)

BACA JUGA: Expert Talk: Kebiasaan Para Content Marketing Berpengalaman Saat Creative Block Datang

Atau salah satu contoh lain dari Rand Fishkin’s SlideShares berikut ini:

Contoh SlideShare 2 (http://www.frac.tl/lead-generation-content-7-best-types/)

 

Panduan komprehensif

Membuat panduan komprehensif (http://www.frac.tl/lead-generation-content-7-best-types/)

Anda pasti memiliki konten andalan yang menarik begitu banyak prospek. Nah, manfaatkanlah ini. Kembangkan materinya. Gali lebih dalam dan buatlah sebuah panduan komprehensif yang membahas materi lebih detail. Kemungkinan besar audiens akan semakin tertarik untuk menjadi pelanggan situs Anda. Langkah ini bisa Anda coba:

 

Lead Generation Content yang “mengkonversi” prospek

Untuk menciptakan konten jenis ini, Anda harus memiliki perbedaan dengan para kompetitor. Kalau bisa, jadilah yang terdepan.

Anda harus menunjukkan bahwa Anda ahli dalam suatu bidang. Caranya?

Anda harus menemukan topik baru yang menarik, melakukan penelitian secara langsung, kemudian mempublikasikan hasil penelitian tersebut. Cara ini juga ampuh untuk menarik kerja sama dari situs populer lainnya.

 

Studi kasus

Faktanya, orang akan lebih percaya pada studi kasus daripada hanya sekadar teori.

Dengan sebuah studi kasus, ini akan menjadi bukti kesuksesan Anda menangani klien sehingga para audiens menumbuhkan kepercayaan kepada Anda. Hasilnya, pelanggan baru.

Sebuah studi kasus digital marketing telah saya bahas pada artikel sebelumnya. Anda bisa baca di sini.

 

 

 

Source: http://www.frac.tl/lead-generation-content-7-best-types/

Featured image: https://www.pexels.com

 

In this article

Join the Conversation