Meneropong masa depan perilaku internet user saat menggunakan mesin pencari

Setiap tahun, hampir dapat dipastikan akan selalu terjadi perubahan di dunia digital. Entah itu terkait pola perilaku user, maupun dari sisi teknologi digital itu sendiri. Yang jelas, kedua...

56 0
56 0
Internet User Behavior

Setiap tahun, hampir dapat dipastikan akan selalu terjadi perubahan di dunia digital. Entah itu terkait pola perilaku user, maupun dari sisi teknologi digital itu sendiri. Yang jelas, kedua elemen tersebut akan saling mempengaruhi setiap saat.

Dua tren yang menjadi “superstar” perkembangan dunia digital marketing yaitu machine learning dan artificial intelligence (AI). Keduanya mengalami perkembangan yang sangat pesat dikarenakan manfaatnya yang cukup vital bagi kebutuhan digital marketing. Dua “senjata” tersebut secara tidak langsung telah mengubah perilaku internet user saat menggunakan mesin pencari.

Namun, sebelum mengenal lebih jauh tentang perilaku pengguna internet di masa depan, Anda perlu tahu beberapa fakta berikut:

  • 84% orang menggunakan internet ketika butuh informasi baru
  • 50% dari semua query penelusuran berasal dari perangkat mobile
  • Setiap hari 3,4 juta orang mendapatkan smartphone baru (dan masih akan terus meningkat)

Dari beberapa fakta tersebut, berikut ini prediksi tiga besar tren penggunaan mesin pencari di masa depan:

Tiga tren penggunaan mesin pencari (https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search/)

BACA JUGA: Tren Digital Advertising yang Akan Nge-hits di 2018

1. Voice

Faktanya, 55% generasi milenial menggunakan penelusuran suara (voice) sekali setiap hari. Perkembangan ini juga didukung oleh canggihnya kemampuan machine learning dan AI yang lebih “kompatibel” terhadap penelusuran suara. Artinya, ada sebuah “kecocokan” di sini. Yang perlu dipelajari lebih dalam oleh para digital marketer adalah bagaimana mengoptimalkan peluang dalam hal penelusuran suara ini. Karena, fakta menunjukkan bahwa penelusuran suara mendorong penggunaan query penelusuran yang lebih panjang:

Tren penelusuran suara (https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search/)

BACA JUGA: Bisnis Online Perlu Menyambut Era Voice Search dengan Cara Ini

Beberapa tips berikut ini mungkin akan berguna untuk memperbaiki penciptaan konten Anda agar lebih familier dengan tipe penelusuran suara:

  • Pastikan konten Anda dapat diindeks oleh bot pencarian, terutama Google dan Bing, kuncinya adalah keyword yang tepat.
  • Saat menentukan kata kunci dan target konten, perhatikan sifat percakapan penelusuran suara dan pastikan long-tail keyword yang Anda gunakan sesuai dengan apa yang ada di pikiran pengguna.
  • Kembangkan pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh pengguna dan pastikan Anda memiliki konten yang menjawab pertanyaan tersebut, misalnya dengan menambahkan konten Tanya-Jawab, FAQ, dan sebagainya.

2. Ubiquitous

Beberapa sumber memprediksi bahwa sekitar 50 miliar perangkat akan saling terhubung di 2020. Ini berarti bahwa akan semakin banyak penelusuran dan terjadi di mana-mana (ubiquitous). Google masih menjadi raja mesin pencari dengan 74% pangsa pasar. Namun demikian, nantinya akan muncul beberapa pesaing Google karena sifat penelusuran yang terjadi di berbagai tempat. Berikut ini misalnya:

BACA JUGA: Tren Mobile Search Activity Tahun 2018

  • Smart Watch (jam tangan pintar)
  • Facebook M
  • Apple Spotlight
Apple Spotlight (https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search/)

Sebagai langkah persiapan, beberapa tips berikut ini perlu Anda pelajari agar tidak “kaget” nantinya:

  • Pastikan situs Anda dioptimalkan untuk pengalaman pengguna (UX) terbaik. Ini penting, karena semakin relevan, maka semakin baik.
  • Kembangkan custom style sheets (CSS) untuk smartwatch, telepon, TV dan perangkat lainnya
  • Memanfaatkan penelitian kata kunci dan pengembangan copy otomatis Google untuk mengoptimalkan kinerja pencarian

3. Commerce

Satu bidang lain yang akan mengalami perkembangan adalah perdagangan (commerce). Tidak mengherankan, karena bisnis digital memang terus mengalami evolusi sejak beberapa tahun terakhir. Beberapa tren berikut ini diprediksi akan menemui kejayaannya di masa depan:

  • Amazon

Menurut sebuah studi dari BloomReach, 55% pembeli AS melakukan pencarian pertama mereka di Amazon pada 2016, naik dari 44% di tahun 2015.

Persentase pencarian produk oleh user (https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search/)
  • Pencarian visual

Aplikasi Firefly Amazon telah memulai tren ini di mana aplikasi tersebut memungkinkan pengguna menggunakan kamera untuk mengidentifikasi produk yang ingin mereka beli.

  • Format baru Google

Google telah meluncurkan format iklan pemasaran baru dan diprediksi akan memunculkan tren dan persaingan baru dalam dunia digital advertising.

Format baru Google Ads (https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search/)

Anda dapat menggunakan beberapa tips ini sebagai bekal:

  • Gunakan laporan simulasi tawaran Google untuk mengidentifikasi peluang kinerja pada target yang berbeda.
  • Gunakan Dynamic Search Ads untuk membangun iklan berdasarkan konten situs web.
  • Pertimbangkan untuk membangun page brand Anda di Amazon.

BACA JUGA: Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Anda Beriklan di Facebook Ads

 

 

 

 

 

 

 

Source: https://www.smartinsights.com/search-engine-optimisation-seo/seo-strategy/what-is-the-future-of-search

Featured image: https://www.pexels.com

 

In this article

Join the Conversation