Cara Kerja Featured Snippets di Google

Pada beberapa waktu terakhir, ada sedikit perbedaan tampilan hasil pencarian Google yang menyita perhatian saya. Kurang lebih seperti ini: Featured Snippet (https://www.google.co.id/) Karena penasaran, kemudian saya mencari beberapa...

151 0
151 0

Pada beberapa waktu terakhir, ada sedikit perbedaan tampilan hasil pencarian Google yang menyita perhatian saya. Kurang lebih seperti ini:

Featured Snippet (https://www.google.co.id/)

Karena penasaran, kemudian saya mencari beberapa informasi dan akhirnya saya tahu bahwa ini yang disebut dengan Featured Snippet. Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang. Featured Snippet adalah semacam respons singkat terhadap query penelusuran Google. Hasil penelusuran ditampilkan di atas hasil penelusuran umum lainnya dengan menyertakan judul, tanggal publikasi, dan alamat URL. Ingin tahu lebih banyak mengenai Featured Snippet dan bagaimana cara kerjanya? Berikut pembahasan selengkapnya.

Pengaruh Featured Snippet terhadap lalu lintas penelusuran

Featured Snippet mulai diterapkan sekitar awal 2014. Pada awal kemunculannya, para marketer dan ahli SEO khawatir jika fitur ini akan menurunkan lalu lintas penelusuran pada situs mereka. Hal ini cukup masuk akan karena jika seseorang telah menemukan hasil yang mereka cari pada Featured Snippet, maka tidak ada alasan untuk melanjutkan penelusuran ke situs lainnya.

Penelitian membuktikan bahwa hasil penelusuran tanpa adanya Featured Snippet, posisi pertama akan menghasilkan sekitar 33% dari total klik. Posisi kedua menghasilkan sekitar 18% klik. Sisanya 11% ke bawah.

Sedangkan, ketika hasil penelusuran menampilkan Featured Snippet, hasil tersebut menerima sekitar 50% klik. Hal ini berarti bahwa Featured Snippet terbukti mengurangi kemungkinan klik yang akan diterima peringkat di bawahnya. Namun, semua itu TIDAK SELALU berlaku karena ada kalanya pengguna tetap melanjutkan penelusuran meskipun telah mendapat jawaban dari Featured Snippet. Google sendiri telah memprediksi hal ini sejak awal meluncurkan fitur tersebut.

(BACA JUGA: Taktik SEO untuk Bisnis Lokal Menggunakan Fitur Google Business)

Kelemahan Featured Snippet

Pada dasarnya Featured Snippet adalah salah satu upaya Google untuk “membantu” pengguna menemukan hasil yang mereka cari secara lebih mudah. Namun sayangnya, Google tidak selalu mendapatkan hasil Featured Snippet yang benar. Di sini kelemahannya. Featured Snippet tidak selalu memberikan hasil yang benar-benar sesuai dengan apa yang pengguna cari.

Statistik tingkat kepercayaan pengguna terhadap hasil Featured Snippet (https://blog.hubspot.com/marketing/how-featured-snippets-work)

Hasil survei membuktikan bahwa “hanya” sekitar 7% pengguna yang mempercayai hasil Featured Snippet. Bahkan sekitar 21% lainnya mengatakan hal yang sebaliknya (tidak percaya). Sebuah percobaan dilakukan dengan kata kunci “Bagaimana orang Romawi memberi tahu waktu di malam hari?” memunculkan hasil sebagai berikut:

Hasil uji Featured Snippet (https://blog.hubspot.com/marketing/how-featured-snippets-work)

Gambar sebelah kiri adalah percobaan lama, menghasilkan informasi yang tidak cukup akurat. Sedangkan bagian kanan adalah percobaan yang lebih baru, hasilnya lebih sesuai dengan apa yang dicari. Hal ini membuktikan bahwa Google masih berupaya untuk menyempurnakan kinerja Featured Snippet.

(BACA JUGA: Apa Itu Google RankBrain dan Manfaatnya?)

Kelebihan Featured Snippet

Pada Mei 2016, CEO Google, Sundar Pichai mencatat bahwa 20% aplikasi mobile dan perangkat Android dijalankan menggunakan perintah suara. Atau coba lihat statistik berikut ini:

Statistik penggunaan fitur penelusuran suara (https://blog.hubspot.com/marketing/how-featured-snippets-work)

Statistik di atas menjelaskan bahwa sekitar 48% pengguna yang mengaktifkan fitur penelusuran suara menginginkan tips dan informasi dari para brand untuk membuat kehidupan mereka lebih mudah. Ini adalah salah satu alasan Google meluncurkan fitur Featured Snippet.

Google ingin membantu mempermudah pengguna yang memakai perangkat mobile untuk melakukan penelusuran. Featured Snippet dirancang untuk mengoptimalkan penelusuran menggunakan suara ini. Jadi, bagi Anda para kreator konten tahu marketer perlu meningkatkan kualitas konten. Marketer dan kreator konten perlu belajar untuk menciptakan konten yang “ramah” terhadap pola pencarian menggunakan suara. Dengan demikian, Featured Snippet tidak akan menjadi sebuah halangan dan tidak pula “menenggelamkan” peringkat situs Anda.

(BACA JUGA: Tools Pengolah Ide Menulis Blog Post untuk Para Kreator Content Marketing)

Kesimpulannya, hingga saat ini Google masih berupaya menyempurnakan kinerja fitur Featured Snippet. Fitur ini memiliki kelebihan, namun juga memiliki kelemahan. Selama konten yang Anda buat berkualitas, maka tidak perlu khawatir Featured Snippet akan berdampak buruk bagi masa depan bisnis Anda.

Source: 1 2

Featured image: https://www.pexels.com

In this article

Join the Conversation