Di Balik Rahasia Kesuksesan Digital Marketing Influencer

Influencer. Apa itu? Mereka adalah orang yang memiliki banyak follower atau audiens di media sosial, seperti Instagram, Youtube, blog, dan sebagainya. Apa untungnya? Mereka dapat memanfaatkan pengaruh dan...

257 0
257 0
Digital Marketing Influencer

Influencer. Apa itu? Mereka adalah orang yang memiliki banyak follower atau audiens di media sosial, seperti Instagram, Youtube, blog, dan sebagainya. Apa untungnya? Mereka dapat memanfaatkan pengaruh dan popularitasnya untuk memasarkan sebuah produk. Inilah yang sering disebut influencer marketing.

Yang menjadi masalah dalam dunia influencer marketing adalah tidak adanya batasan konten yang disajikan oleh masing-masing pemilik platform. Coba lihat ini:

  • Blogger: 36% blogger membuat konten video, 17% melakukan live video, dan 8% podcast.
  • Pencipta video: 26% pembuat konten video juga membuat entri blog, 24% menggunakan video langsung, dan podcast 7%.
  • Podcaster: 55% podcaster juga mengelola blog, 40% menggunakan video, dan 31% menggunakan live video.

Dari data di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa persaingan dalam dunia influencer marketing bisa jadi sangat ketat. Karena setiap influencer dapat melakukan apa yang kompetitornya lakukan, tidak peduli apa “background” mereka.

Perkembangan influencer marketing

Selama setahun ke depan, pembuat konten berencana untuk meningkatkan frekuensi publikasi mereka untuk video (74%), entri blog (66%), live video (58%), dan podcast (34%).

Rencana peningkatan publikasi influencer (http://www.convinceandconvert.com/influencer-marketing/influencer-marketing-is-changing/)

Nah, kenapa influencer marketing ini bisa jadi tren baru dalam dunia digital marketing beberapa waktu terakhir? Coba lihat beberapa fakta ini:

  • 32% marketer profesional melihat promosi influencer sebagai bagian penting dari strategi mereka dan 41% mengatakan mereka telah melihat lebih banyak keberhasilan dalam promosi influencer dibanding upaya pemasaran konvensional lainnya.
  • 63% marketer meningkatkan budget influencer marketing pada 2017, meskipun 36% di antaranya menghabiskan kurang dari USD5.000 (Rp68.317.500) setiap promosi, namun 67% lainnya mengatakan bahwa promosi influencer membantu mereka menjangkau audiens yang mereka targetkan.
  • Sepertiga marketer yang disurvei menyatakan bahwa mereka menggunakan setidaknya tiga platform media sosial untuk setiap promosi.
  • Brand yang menggunakan jasa influencer marketing, tujuan utamanya yaitu menaikkan penjualan sebesar 64%.

(BACA JUGA: Social Media Analytics: Panduan Pencapaian Influencer Marketing Campaign)

Kunci kesuksesan influencer marketing

Di balik fakta kesuksesan influencer marketing di atas, terdapat “kunci” yang perlu Anda miliki. Namun, terlebih dahulu ketahui di mana posisi Anda berdasarkan parameter ini:

Piramida influencer (http://starngage.com/influencer-marketing-di-indonesia/)

Dan beginilah masing-masing golongan influencer bekerja:

Prinsip kerja influencer (http://starngage.com/influencer-marketing-di-indonesia/)

Setelah mengetahui di mana posisi, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami gambaran influencer media sosial di Indonesia sebagai bekal awal strategi marketing.

Gambaran influencer media sosial Indonesia (http://starngage.com/influencer-marketing-di-indonesia/)

Beberapa tips berikut ini dapat Anda lakukan setelah memahami kondisi di atas:

  • Membaca dan menanggapi komentar, pesan, serta email.
  • Menonton dan terlibat dalam komunitas Anda.
  • Temukan dan ikuti orang lain untuk mengembangkan jaringan dan jangkauan Anda.
  • Berpartisipasi dalam kelompok dengan target pasar yang sama atau dengan komunitas yang berpikiran sama.
  • Mempromosikan konten Anda dan berbagi konten orang lain yang Anda ikuti.

Ya, memang tidak mudah untuk menjadi seorang influencer. Anda perlu menghabiskan sekitar 7-10 jam per minggu untuk melayani audiens dan berinteraksi dengan mereka. Tentu saja ini dilakukan agar Anda tidak kehilangan kepercayaan dari para audiens.

(BACA JUGA: Panduan Menyukseskan Social Influencer Marketing Campaign)

Bagaimana pendapatan influencer?

Influencer dengan 50.000 sampai 500.000 followers dapat menghasilkan lebih dari USD400 (pada saat artikel ini ditulis, USD1=Rp13663.50) untuk memposting satu tweet, sekitar USD1.000 untuk pos Instagram atau Snapchat, dan USD2.500 untuk mengunggah video YouTube.

Selain mendapatkan penghasilan dari perusahaan, para pembuat konten juga bisa menghasilkan produk sendiri dan menjualnya untuk mendapatkan penghasilan pasif. Beberapa di antaranya seperti:

  • Template atau produk yang dapat disesuaikan
  • Kursus online
  • Buku dan ebooks
  • Layanan repost

(BACA JUGA: Efektivitas Social Media Campaign: Persentase dan Data Statistik)

Sebagai penutup, berikut prediksi statistik pembuat konten yang berencana meningkatkan peluang pendapatan di tahun depan dengan menjual produk mereka sendiri, meningkatkan peluang iklan, konsultasi/layanan, dan kesepakatan sponsor:

Rencana peningkatan pendapatan influencer (http://www.convinceandconvert.com/influencer-marketing/influencer-marketing-is-changing/)

Source: 1, 2, 3, 4

Featured image: https://www.pexels.com/

 

In this article

Join the Conversation