Solusi Mengatasi Persaingan Digital Marketing Strategy yang Semakin Kompetitif

Dunia digital marketing semakin hari kian berkembang. Banyaknya peluang dan “pemain” baru berbanding lurus dengan ketatnya persaingan yang terjadi. Jika tidak berhati-hati, bisa jadi akan terpeleset. Jika tidak...

244 0
244 0
Digital Marketing Strategy

Dunia digital marketing semakin hari kian berkembang. Banyaknya peluang dan “pemain” baru berbanding lurus dengan ketatnya persaingan yang terjadi. Jika tidak berhati-hati, bisa jadi akan terpeleset. Jika tidak memiliki “senjata yang ampuh” maka sangat mungkin Anda akan kalah dalam persaingan. Beruntunglah bagi Anda yang membaca artikel ini. Karena kali ini saya akan membagikan “ramuan” untuk mengatasi persaingan digital marketing yang kian kompetitif.

Apakah Anda tahu berapa jumlah website yang ada di seluruh dunia? Ini jumlahnya pada 2017:

Jumlah website di seluruh dunia 2017 (https://id.vpnmentor.com/blog/trend-internet-vital/)

Dan berikut adalah statistik perkembangan e-commerce di beberapa tahun terakhir:

(BACA JUGA: Tantangan Bisnis eCommerce di Market Asia 2018)

Statistik perkembangan ecommerce (https://id.vpnmentor.com/blog/trend-internet-vital/)

Lalu, ini perkiraan perkembangan ecommerce hingga beberapa waktu ke depan:

Prediksi perkembangan ecommerce (https://id.vpnmentor.com/blog/trend-internet-vital/)

Dengan melihat statistik tersebut, Anda bisa bayangkan seberapa ketat persaingan yang terjadi di dunia digital marketing. Anda perlu strategi berikut ini untuk mengatasi persaingan yang ada.

 

Hasilkan prospek yang berkualitas

Jelas, peningkatan prospek adalah salah satu tujuan utama pemasaran. Mungkin Anda berpikir bahwa semakin tinggi prospek yang dihasilkan, maka akan semakin banyak pula produk yang akan terjual. Persepsi ini tidak salah. Tapi, saat ini para pebisnis memiliki pandangan lain terkait hal ini. Mereka tidak lagi fokus pada kuantitas leads, akan tetapi mengutamakan kualitas leads.

Para pebisnis memiliki keyakinan bahwa sedikit prospek yang berkualitas tinggi akan lebih mungkin memberikan keuntungan dibandingkan banyak prospek dengan kualitas rendah. Hal yang cukup masuk akal. Media sosial, content marketing, dan analisis data adalah beberapa metode yang paling sering digunakan untuk menghasilkan prospek yang berkualitas.

 

Ukur dan buktikan ROI

Apa itu ROI? ROI adalah singkatan dari Return on Investment, yaitu rasio keuntungan atau profitabilitas dari sebuah perusahaan. Banyaknya pengguna yang mengunjungi situs dan mengklik iklan yang Anda pasang adalah salah satu indikasi kesuksesan pemasaran. Jangan hanya memperkirakan. Anda perlu mengukur dan membuktikannya dalam sebuah statistik.

Anda juga perlu memanajemen situs agar tetap nyaman bagi para pengunjung tanpa perlu mengurangi upaya pemasaran dan iklan yang Anda lakukan. Berhati-hatilah jika situs Anda memuat banyak iklan dan pop up karena statistik membuktikan bahwa situs dengan lama waktu loading lebih dari 3 detik memiliki risiko yang cukup tinggi untuk ditinggalkan oleh pengunjung. Coba lihat ini:

(BACA JUGA: Trik Meningkatkan Subscriber Email untuk Memperbanyak Leads)

Pengabaian situs berdasarkan lama waktu loading (https://id.vpnmentor.com/blog/trend-internet-vital/)

Allen Gannett, CEO TrackMaven, mengatakan, “Pemasar harus berhenti melaporkan aktivitas dan mulai melaporkan hasil bisnis”. Artinya Anda perlu menganalisis data yang ada kemudian bandingkan dengan metode pemasaran yang digunakan selama ini. Setelah statistik diperoleh, selanjutnya pilih metode pemasaran seperti apa yang paling efektif. Terapkan dan tingkatkan prospeknya.

 

Buatlah konten yang berkualitas

Hal ini bukan lagi sebuah rahasia. Para pengunjung selalu menginginkan konten yang berkualitas. Kualitas konten di sini memiliki beberapa parameter. Salah satunya para pengunjung akan menganggap sebuah konten berkualitas jika isi konten tersebut sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Untuk memenuhi tujuan yang satu ini, lagi-lagi Anda perlu data. Kembalilah pada metode kedua di atas.

(BACA JUGA: Content Marketing Rockstar: Panduan Membuat Konten yang Ramah di Mesin Pencari)

Ada banyak situs yang lebih mementingkan kuantitas konten dibanding dengan kualitasnya. Namun kenyataannya seberapa banyak pun konten yang Anda sajikan jika tidak berkualitas dan tidak sesuai kebutuhan pengguna, akhirnya hanya akan memenuhi halaman situs Anda.

Yang perlu menjadi catatan, menghasilkan konten yang berkualitas tidak bisa hanya dilakukan sesekali. Anda perlu mempertahankan leads. Caranya? Anda perlu terus menghasilkan konten yang berkualitas. Jika tidak, kompetitor sangat siap untuk merebut pelanggan Anda.

 

Source: 1, 2

Featured image: https://www.pexels.com

 

In this article

Join the Conversation