Apa itu Google RankBrain dan Manfaatnya?

Google RankBrain. Terdengar asing? Bagi sebagian orang mungkin iya, tapi jika tertarik dalam dunia digital marketing, Anda perlu tahu soal ini. Google RankBrain adalah sebuah algoritma baru yang...

669 0
669 0
Algoritma Google RankBrain

Google RankBrain. Terdengar asing? Bagi sebagian orang mungkin iya, tapi jika tertarik dalam dunia digital marketing, Anda perlu tahu soal ini.

Google RankBrain adalah sebuah algoritma baru yang dikembangkan oleh Google dalam mesin pencarinya. Fungsinya untuk mengolah hasil pencarian agar menjadi lebih efektif dan mampu memberikan hasil yang lebih baik. Algoritma ini mulai diterapkan Google pada April 2015 dan baru diperkenalkan ke publik Oktober di tahun yang sama.

RankBrain memiliki kemampuan untuk mengubah algoritma pencarian secara otomatis. Tergantung pada beberapa faktor seperti banyaknya backlink, panjang konten, isi konten, dan otoritas domain sebuah situs. Google pernah menguji kemampuan RankBrain melawan beberapa Google Engineer. Tujuannya untuk mengidentifikasi hasil terbaik untuk sebuah pencarian. Hasilnya?

(BACA JUGA: Cara Membuat Bisnis Digital Serupa Google)

Hasil uji akurasi Google RankBrain (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

Cara kerja Google RankBrain

Dua fungsi utama RankBrain adalah:

  • Memahami kata kunci penelusuran
  • Mengukur interaksi pengguna terhadap hasil pencarian (kepuasan pengguna)

Sebelumnya, ketika Anda melakukan sebuah penelusuran dengan suatu kata kunci, Google akan menampilkan hasil dengan cara mencocokkan kata kunci tersebut dengan isi dari sebuah halaman. Sekarang, RankBrain akan benar-benar mencari apa yang Anda maksud. Algoritma ini akan mengumpulkan riwayat penelusuran yang dilakukan oleh banyak orang. Dan hasil pencarian yang paling banyak dilihat orang sebelumnya itulah yang akan direkomendasikan kepada Anda.

Konsep kerja RankBrain (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

(BACA JUGA: Ulasan Tentang Google Fred: Pemasaran Online dengan Teknik Digital Marketing Blogs)

Manfaat yang dapat diperoleh, Andamendapatkan hasil penelusuran yang benar-benar sesuai keinginan. Nah, dengan algoritma baru RankBrain ini, tentu Anda perlu taktik baru pula agar situs dan konten menjadi pilihan utama dari hasil pencaraian. Bagaimana caranya?

Lupakan kata kunci panjang, maksimalkan kata kunci sedang

Sebelumnya, semakin panjang kata kunci yang Anda masukkan maka hasil penelusuran akan semakin spesifik. Dan perbedaan kata kunci akan cukup memperngaruhi hasil pencarian. Coba lihat ini:

Hasil pencarian menggunakan algoritma lama (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

Sekarang, meskipun kata kunci yang Anda gunakan sedikit berbeda, asalkan maksudnya sama, maka hasil yang ditampilkan kurang lebih sama. Ini buktinya:

Hasil pencarian menggunakan algoritma RankBrain (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

Jadi intinya, konsep kata kunci panjang sudah tidak berfungsi lagi karena RankBrain telah memahaminya. Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah memaksimalkan kata kunci yang lebih sederhana. Misal seperti ini:

Kata kunci sedang (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

Ingat, jangan terlalu pendek dan jangan terlalu panjang. Gunakan kata kunci sedang pada konten Anda, kata kunci yang sesuai dengan apa yang orang inginkan sehingga RankBrain akan memasukkan situs Anda pada hasil pencarian utama.

Berikut ini contoh hasil optimalisasi kata kunci sedang mengenai “SEO tools”, “SEO software”, dan “keyword research tools”:

Hasil optimalisasi kata kunci sedang (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

 

Optimalkan judul dan deskripsi tag

Setelah situs Anda masuk dalam daftar hasil pencarian, masalah selanjutnya adalah bagaimana membuat pengguna “memilih” situs. Nah, judul dan deskripsi mengambil peran penting di sini. Buatlah judul yang “emosional”. Artinya, sebuah judul haruslah dapat menarik orang dan memberikan “sugesti” kepada mereka agar mau menakan kursornya.

Salah satu trik sederhana yang telah terbukti hasilnya adalah dengan menggunakan “tanda kurung” pada judul konten. Ya, Anda tidak salah baca. Dalam sebuah studi yang meneliti sekitar 3,3 juta headline, judul dengan tanda kurung lebih unggul 33% dibandingkan dengan judul tanpa tanda kurung. Seperti ini contohnya:

Contoh judul konten dengan tanda kurung (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

 

Selain menggunakan judul yang emosional beserta tanda kurungnya, Anda juga dapat menggunakan angka untuk memperkuat sugesti kepada para pengguna.

Faktanya, orang akan mencari konten yang paling lengkap. Nah, dengan menggunakan angka, secara tidak langsung pengguna akan mengasumsikan bahwa konten yang Anda muat berisi segala hal yang mereka butuhkan. Hasilnya? Klik.

Contoh penerapan penggunaan angka dalam judul konten (https://backlinko.com/google-rankbrain-seo)

 

Nah, sudah siapkah Anda menjadi ranking pertama di halaman utama pencarian Google? Silakan hubungi saya atau tulis di kolom komentar jika ada pertanyaan.

 

Source: 1, 2

In this article

Join the Conversation