Mengenal Teknologi Machine Learning di Bisnis eCommerce

Machine learning. Pernah mendengarnya? Secara harfiah dapat diartikan sebagai “mesin yang dapat belajar”. Mungkin terdengar sedikit “aneh”. Tapi memang demikian. Di era modern seperti saat ini, mesin juga...

287 0
287 0
Machine Learning

Machine learning. Pernah mendengarnya? Secara harfiah dapat diartikan sebagai mesin yang dapat belajar”. Mungkin terdengar sedikit aneh”. Tapi memang demikian. Di era modern seperti saat ini, mesin juga dapat belajar layaknya manusia. Bagaimana konsep machine learning dan apakah bisa kita manfaatkan dalam dunia bisnis ecommerce? Mari kita temukan jawabannya.

Machine learning merupakan salah satu cabang ilmu Artificial Intelligence (AI) yang berfokus pada pengembangan sistem yang mampu belajar” sendiri. Bagaimana sebuah sistem bisa belajar seperti manusia? Kuncinya adalah data.

(BACA JUGA: Efektivitas Social Media Campaign: Persentase dan Data Statistik)

Menggunakan data, sistem akan diajari” untuk memahami sebuah pola atau algoritma tertentu sehingga nantinya sistem akan mampu menggantikan manusia untuk mengerjakan suatu tugas. Kelebihan dari algoritma machine learning ini salah satunya yaitu tingkat akurasi yang sangat tinggi karena semua hal didasarkan pada data. Konsep ini juga dapat diterapkan dalam dunia bisnis ecommerce seperti berikut.

 

Menciptakan pencarian dan tampilan intuitif

Pada sebuah situs ecommerce, fitur search” memiliki peran yang cukup penting. Setiap pengunjung yang datang akan menggunakan fitur ini untuk menemukan produk yang mereka mau. Nah, machine learning dapat diajari” untuk mengoptimalkan fungsi pencarian ini. Misal, seseorang ingin mencari kaos dengan menggunakan keyword t-shirt” maka machine learning seharusnya dapat memahami” apa yang pengunjung inginkan.

(BACA JUGA: Bisnis Online Perlu Menyambut Era Voice Search dengan Cara Ini)

Penerapan konsep machine learning pada situs Amazon (https://towardsdatascience.com/shaping-up-e-commerce-with-machine-learning-d64fa7b2e546)

Langkah ini diterapkan dengan sangat baik oleh Amazon. Sekitar 5060% bagian halaman Amazon terdiri dari iklan dan produk yang dihasilkan oleh algoritma machine learning dan mampu memberikan rekomendasi produk kepada pengunjung. Hasilnya, pengunjung dapat merasa bahwa situs tersebut seperti hidup” dan mampu melayani mereka dengan baik.

 

Chatbots yang lebih ramah”

Ketika mengunjungi sebuah situs ecommerce kadang Anda perlu melakukan beberapa langkah verifikasi seperti menjawab pertanyaan matematika atau memasukkan captcha. Hal ini bisa jadi cukup mengganggu. Nah, dengan menggunakan algoritma machine learning, chatbots dapat diprogram menjadi lebih ramah”. Misal mengganti captcha dengan menanyakan Bagaimana kabar Anda hari ini?” dan sebagainya. Dengan demikian, pengunjung akan merasa lebih nyaman.

Konsep kerja chatbots (https://blog.kissmetrics.com/will-e-commerce-benefit-from-machine-learning/)

Metode ini telah terbukti meningkatkan prospek yang cukup baik bagi beberapa situs ecommerce. Berkat machine learning, pasar komputasi kognitif global diperkirakan akan mencapai $ 12,5 miliar pada tahun 2019, naik dari 2,5 miliar pada tahun 2014, dengan CAGR sebesar 38%.

 

Email pemulihan

Tidak sedikit kasus yang terjadi seseorang meninggalkan keranjang belanja mereka di situs ecommerce tanpa menyelesaikan proses transaksi. Machine learning juga dapat digunakan sebagai upaya optimalisasi email pemulihan. Dengan menerapkan email pemulihan keranjang tersebut, sangat mungkin akan meningkatkan prospek pembelian oleh para pengunjung. 

Konsepnya, machine learning akan mengingat” riwayat pembelian dan memberikan saran” produk yang sama kepada pengunjung tersebut ketika kembali mengunjungi situs.

Penerapan email pemulihan menggunakan machine learning (https://towardsdatascience.com/shaping-up-e-commerce-with-machine-learning-d64fa7b2e546)

Beberapa statistik global dari SalesCycle pada Q3 2017:

  • Rata-rata 76,8% keranjang belanja ditinggalkan
  • Pelanggan mengeklik 31,4% email pemulihan keranjang
  • Dari email yang diklik 28,3% tersebut menghasilkan penjualan
  • 11,6% pengunjung melanjutkan belanja lebih lanjut di situs yang bersangkutan

(BACA JUGA: Meningkatkan Popularitas Bisnis Melalui Email Marketing)

Nah, sebuah peningkatan yang cukup fantastis untuk sebuah pekerjaan otomatis yang dilakukan oleh sebuah sistem. Anda dapat mencobanya sendiri pada situs ecommerce Anda dan buktikan seberapa efektif metode ini.

Berikut ini beberapa industri yang berinvestasi pada pengembangan AI dan learning machine sebagai gambaran seberapa besar prospek bisnis dari sistem tersebut. Ini adalah data penelitian pada tahun 2016 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga beberapa tahun mendatang.

Industri yang menerapkan konsep machine learning pada 2016 (http://www.ironpaper.com/webintel/articles/machine-learning-market-statistics/)

 

 

References: 1234

Featured image: Pexels.com

In this article

Join the Conversation