[Case Study] Business Expert: Cara Mengamankan Brand Positioning dari Serangan Para Kompetitor

Air mineral kemasan. Siapa sih yang mau membeli produk yang seperti ini? Di awal kemunculan, Aqua memperoleh banyak cibiran. Namun, hal tersebut berlalu dan “terdiam” dengan sendirinya berkat...

279 0
279 0
Cara Mengamankan Brand Positioning dari Kompetitor

Air mineral kemasan. Siapa sih yang mau membeli produk yang seperti ini? Di awal kemunculan, Aqua memperoleh banyak cibiran. Namun, hal tersebut berlalu dan terdiam” dengan sendirinya berkat kesuksesan bisnis air mineral dibungkusin”.

Salah satu upaya paling mengena” bagi konsumen yaitu campaign 27 kali penyaringan. Masih ingat kan? Kalau tidak salah, visualisasi iklan tersebut seperti ini:

Iklan Aqua 27 kali penyaringan (id.techinasia.com)

Upaya ini cukup efektif dimana Aqua mampu memfondasi” posisinya di industri minuman kemasan yang notabene tidak hanya diisi oleh air mineral saja, melainkan semua minuman, mulai dari teh, susu, hingga minuman berkarbonasi. 

 

Riset kondisi industri secara cermat dan mendetail

Jangan pernah lelah untuk meriset kondisi industri. Aktivitas ini akan membantu untuk lebih paham terkait perkembangan dan kondisi industri secara real-time

Selain itu, informasi ini akan sangat berguna untuk mencari celah kelebihan” merk Anda dibanding dengan para kompetitor. Hasilnya, campaign kreatif nan mengena di dalam memori audiens bakal tercipta. Lebih dari itu, beberapa informasi lain pun bakal mampu diperoleh, misalnya:

Referensi strategi pemasaran. Anda tidak perlu lagi menghabiskan modal untuk mempraktikkan strategi pemasaran yang tingkat keberhasilannya masih 50:50. Cukup perhatikan strategi apa yang telah dilakukan oleh kompetitor dan berhasil atau gagal. 

Apa yang sedang menjadi tren. Informasi ini sangat penting pula untuk Anda peroleh. Selera konsumen atau kemunculan kategori produk baru akan menjadi acuan bisnis untuk mengembangkan produk dan pelayanan di masa mendatang.

Tren industri dan rekam jejak kompetitor. Apakah industri yang sedang Anda geluti memiliki masa depan cerah? Cara instan untuk mengetahuinya melalui tren dan rekam jejak para kompetitor. Informasi ini akan diperkuat dengan pengalaman Anda sendiri. Dampak lebih jauh, kondisi tersebut akan menentukan ke mana arah perusahaan bergerak, serta cara pemasaran seperti apa yang cocok.

 

Buat tabel kompetitif untuk memudahkan proses analisis positioning

Proses analisis di atas akan semakin mudah dengan menggunakan pola seperti tabel kompetitif.

Pada Aqua, kompetitor bisnis mereka bukan hanya air mineral kemasan: VIT, Pristine, Ades, atau berbagai merek air mineral lain. Melainkan, segala industri yang berkaitan dengan minuman kemasan: mulai dari teh, susu, hingga minuman berkarbonasi.

Produk-produk tersebut memang tidak secara langsung bersaing dengan Aqua. Namun, target pasar mereka saling beririsan: dijual di lokasi yang sama, bahkan mungkin memiliki strategi iklan yang sama. 

Oleh sebab itu, diperlukan pola riset yang  detail dan sistematis. Setidaknya, aspek-aspek berikut ini mampu dipenuhi dengan sebaik mungkin:

  • Nama brand
  • Industri
  • Situs web
  • Konsumen target
  • Tipe kompetitor
  • Diferentiator
  • Produk

Apabila di-deliver dalam bentuk tabel, maka hasilnya akan menjadi seperti ini: 

Tabel kompetitif pada riset kondisi kompetitor (id.techinasia.com)

Informasi di atas akan memberi kemudahan dalam proses analisis tentang brand positioning perusahaan serta prediksi industri di masa depan. Apabila ingin mendapat informasi yang lebih dalam lagi, silakan hunting informasi angka-angka berikut ini:

  • Market labeling
  • Market share
  • Angka penjualan
  • Distribusi geografis
  • Kepemimpinan
  • Pertumbuhan YoY (year-over-year)

Anda bisa memperoleh informasi terkait dengan bisnis dengan memposisikan diri sebagai konsumen. Pola pikir, sikap, perilaku, hingga kebiasaan harus berpatokan” pada konsumen. Setidaknya, Anda mampu menjawab beberapa pertanyaan ini:

  • Anda termasuk konsumen seperti apa?
  • Apakah Anda menjadi target pasar produk Anda sendiri?
  • Bila tidak, mengapa?
  • Apa alasan orang harus memilih produk Anda dibanding produk lain yang serupa?

Proses ini akan mendorong bisnis untuk lebih cermat terhadap kekurangan merek bisnis Anda. Proses analisis seperti ini akan membantu Anda untuk menentukan strategi yang lebih baik dan planning masa depan bisnis yang jauh lebih tertata.

 

 

References: 12

In this article

Join the Conversation