Develop Customer Persona: Trik Akurat untuk Memuaskan Konsumen

Proses riset customer persona tidak hanya dilakukan sekali jalan. Ada proses dan tahapan dimana elemen ini perlu dikembangkan dari waktu ke waktu. Aktivitas ini dilakukan untuk memahami perilaku...

1528 0
1528 0
Develop Customer Persona

Proses riset customer persona tidak hanya dilakukan sekali jalan. Ada proses dan tahapan dimana elemen ini perlu dikembangkan dari waktu ke waktu. Aktivitas ini dilakukan untuk memahami perilaku dan pola pikir customer.

Semakin akurat perihal customer persona, semakin besar peluang peningkatan conversion rate.

Dampak positif dari pengembangan ini di antaranya:

  • Lebih mengerti soal kebiasaan, perilaku, hingga ketertarikan terhadap suatu hal
  • Lebih banyak mendapatkan uang dari pelanggan lama dan menjangkau lebih banyak customer baru

Bila aktivitas seperti ini masih belum terbiasa bagi Anda, tenang. Saya akan beri step by step bagaimana mengembangkan customer persona supaya jadi lebih baik. 

(BACA JUGA: Prinsip Customer-based Marketing untuk Meraih Keuntungan di Bisnis Online)

 

Bedakan antara customer persona dengan target market

Seringkali, definisi kedua istilah ini saling beririsan. Definisi keduanya dianalogikan” sama sehingga terjadi kesalahan penerapan. Yang jelas, target market itu seperti ini:

Maksud dari target market (wastery.us)

Target market merupakan langkah awal untuk membangun bisnis. Sedangkan customer persona lebih cenderung ke informasi spesifik soal kepribadian, perilaku, pola pikir, hingga ketertarikan dari target market. 

Target market memiliki beberapa faktor yang sering membingungkan bagi beberapa orang. Misalnya elemen ini:

  • geographic location
  • age
  • sex
  • religion
  • marital status
  • income

Bagi customer persona, seluruh elemen tersebut bersifat permukaan”. Elemen-elemen tersebut hanya dijadikan sebagai pintu masuk untuk menggali informasi yang lebih detail.

Apabila sudah clear soal ini, mari lanjut ke step berikutnya.

(BACA JUGA: Menemukan Target Market yang Pasti Mau Membeli Produk Anda)

 

Cari keterkaitan antara pelanggan dengan customer persona

Informasi mengenai customer persona yang lengkap (landt.co)

Informasi mengenai customer persona yang ideal selayaknya seperti ini:

Kecermatan dalam proses riset customer persona akan memudahkan Anda untuk memahami kebutuhan dan keinginan customer. Selain itu, Anda pun menjadi lebih paham soal kemampuan daya beli customer terhadap produk Anda. 

Anda bisa lihat ada beberapa informasi penting di dalam contoh customer persona di atas. Seperti:

  • Statusnya sebagai pelanggan (lama atau baru)
  • Kebutuhan terkait mobilitas ia dalam bekerja
  • Ketertarikannya atas beberapa produk (alternatif solusi yang ia peroleh)
  • Ilustrasi perilakunya sebelum memutuskan untuk membeli produk

Customer persona yang lengkap akan mengarahkan bisnis ke kondisi yang lebih pengertian”. Pengertian di sini berarti bahwa seluruh kriteria produk menyesuaikan dengan kebutuhan, keinginan, hingga harapan customer

Setidaknya, kumpulan 10 hingga 20 customer persona seperti di atas untuk memudahkanmu dalam memperbaiki kinerja bisnis di masa depan. 

 

Lengkapi dengan informasi penghasilan dan kariernya

Karena berhubungan dengan topik bisnis, kedua informasi ini harus diketahui secara cermat. Sama halnya ketika instansi perbankan menganalisis calon nasabahnya yang akan mengambil produk KTA atau sejenisnya. Ketika si customer memiliki kemampuan daya beli yang tinggi, maka seluruh upaya ini akan berdampak positif secara langsung. 

Selain contoh customer persona seperti subbab sebelumnya, lengkapi dengan ini:

Contoh ilustrasi customer persona dengan detail penghasilan dan informasi karirnya (optinmonster.com)

Informasi di atas akan berpengaruh terhadap perilaku belanja customer. Selain itu, kondisi dua hal ini akan mempengaruhi kebahagiaan, jadwal, dan pola pikir. Secara langsung, kebiasaan belanja pun akan terpengaruh. 

Bagi bisnis, apa pengaruhnya? Semakin positif kondisi kedua aspek ini, maka potensi peningkatkan rasio konversi bisnis akan semain tinggi. Logikanya: semakin banyak uang yang dihasilkan seseorang, semakin banyak uang yang mereka keluarkan.

(BACA JUGA: Prinsip Business Objectives: Cara Berbisnis yang Sukses di Era Online Digital)

Oleh sebab itu, upayakan informasi di atas bisa diperoleh. Lebih jauh lagi, buat mapping sederhana terkait kedua hal ini untuk memudahkan Anda melakukan analisis kondisi dan daya beli customer.

 

 

References: 1234

Featured image: pexels.com

 

In this article

Join the Conversation