Potensi Artikel Dibaca Visitor Itu Sangat Kecil. Gunakan Tips Ini untuk Mengatasinya

Menulis blog post bisa jadi adalah aktivitas rutin Anda. Namun, apakah artikel yang sudah atau akan ditulis pasti dibaca pengunjung? Pertanyaan ini akan membawa Anda (sebagai pemilik bisnis...

240 0
240 0
Tips agar Artikel Dibaca Visitor

Menulis blog post bisa jadi adalah aktivitas rutin Anda. Namun, apakah artikel yang sudah atau akan ditulis pasti dibaca pengunjung? Pertanyaan ini akan membawa Anda (sebagai pemilik bisnis atau penulis artikel) untuk lebih mawas diri dalam memproduksi content marketing

Kenyataannya, seluruh konten pemasaran ditujukan bagi pengunjung. Merekalah yang berhak menikmati dan berinteraksi dengan konten tersebut. Umumnya, konten yang optimal dan berkualitas tidak dibuat dalam semalam. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam proses pembuatan konten, di antaranya:

 

Perhatikan kalimat awal, ini serupa beranda bagi rumah Anda

Kalimat awal adalah senjata utama bagi konten. Di awal paragraf, seluruh penjelasan ditujukan untuk menarik simpati customer terhadap Anda. Langkah ini memang tidak mudah, tetapi akan sangat efektif untuk mendorong pengunjung agar tetap tertarik dengan konten. Setidaknya, susunan kalimat efektif seperti ilustrasi di bawah ini.

Ilustrasi penempatan kalimat efektif (quicksprout.com/2018/01/12/how-to-write-blog-post-introductions-that-make-the-rest-of-your-post-irresistible)

Secara teknis, teknik penulisan sebuah artikel pemasaran butuh strategi dan teknik tertentu. Di dalam hal ini, pola dari penulisan harus sangat Anda perhatikan. Jangan terlalu mengumbar kalimat penghias” saja, melainkan lebih pada mengungkap masalah atau kegundahan pembaca. Ini adalah hal pertama yang perlu Anda perhatikan secara seksama. 

 

Masukkan fakta sebagai upaya mempertegas argumen

Jangan lupa membingkai argumen dengan fakta. Anda bisa mengambil pendapat dari para ahli atau sekadar menampilkan angka atau hasil survei dari sumber tepercaya. Jangan ambil data atau bukti dari situs abal-abal. Setidaknya, situs tersebut pun menjadi acuan bagi customer untuk beberapa topik.

(BACA JUGA: Kumpulan Tools untuk Produksi Content Marketing Text)

Pengungkapan fakta menjadi senjata paling ampuh di bagian kedua konten. Setelah terungkap masalah atau kegundahan pengunjung, pemasaran fakta akan menjadi jalur” bagi pembaca untuk menyelesaikan masalahnya. Yap, kunci dari setiap konten ialah penyelesaian masalah. Atau, sekedar menghibur pengunjung.

Tujuan dari diproduksinya konten pemasaran bukan 100% untuk memasarkan” produk kepada pengunjung, melainkan cenderung untuk menyadarkan pengunjung soal topik-topik yang terkait dengan produk bisnis. Artinya, setiap informasi tidak harus membahas produk secara mendetail dan mempengaruhi aktivitas membeli si pengunjung.

 

Tulis topik yang efektif, tetapi jangan semuanya diungkapkan

Penggunaan kalimat efektif perlu diperhatikan. Jangan sampai, jumlah kalimat atau kata di dalam konten Anda sangat banyak. Namun, substansi di dalamnya tidak berguna bagi si pengunjung. 

Setiap konten perlu mempertimbangkan aspek nilai. 

Nilai yang positif bagi pengunjung yaitu nilai yang substansinya tidak abal-abal. Informasi terkait dengan topik dibahas tuntas di dalam satu buah konten. Konten yang substansial berpotensi dibaca habis oleh pengunjung. Selain itu, sangat besar kemungkinan mereka kembali untuk menyimak konten Anda. 

(BACA JUGA: Tools Pengolah Ide Menulis Blog Post untuk Para Kreator Content Marketing)

Konten teks memiliki karakter berbeda dengan konten lainnya. Anda perlu mengatur tempo hingga pemilihan kalimat. Intinya, setiap bagian tidak boleh sekedar gabungan antara kata dan kalimat. Perlu pertimbangan seksama untuk menulis satu buah kalimat saja. Inilah mengapa, penulisan di dalam konten pemasaran memerlukan skill tertentu. Tidak semua penulis atau kreator mampu mencipta alur konten yang nyaman untuk dibaca. 

Di dalam penulisan konten, pembaca merupakan fokus atau objek utama. Topik dan segala informasi yang dimuat di dalam konten haruslah berdasarkan kebutuhan atau harapan dari si pembaca. Selama substansi konten sudah sesuai dengan kebutuhan atau harapannya, maka seluruh informasi pun tak segan untuk dikonsumsi kembali oleh si pembaca. 

So, sudahkah Anda tahu apa kebutuhan dan harapan pembaca?

 

 

Source:

Pexels.com

https://www.quicksprout.com/2018/01/12/how-to-write-blog-post-introductions-that-make-the-rest-of-your-post-irresistible/

In this article

Join the Conversation