Basic Steps: Langkah Pertama Mengubah Bisnis Offline Menjadi Online

Artikel kali ini akan membahas awal mula mengubah bisnis berkonsep luring (offline) menjadi daring (online). Anda perlu mengetahui bahwa ketika bermigrasi ke bisnis daring, setidaknya bisnis harus terlihat...

284 0
284 0
Offline to Online Basic

Artikel kali ini akan membahas awal mula mengubah bisnis berkonsep luring (offline) menjadi daring (online). Anda perlu mengetahui bahwa ketika bermigrasi ke bisnis daring, setidaknya bisnis harus terlihat di mesin pencari dan sosial media. 

Supaya bisnis tumbuh dan dikenal masyarakat, kedua channel bisnis tersebut butuh trigger. Dan, cara termudah untuk men-trigger melalui…

 

Atur brand bisnis melalui email signature 

Langkah awal sebelum bisnis daring dirilis, biasakan menampilkan brand bisnis saat berkomunikasi dengan klien. Yap, Anda perlu melakukan tes pasar sebelum bisnis benar-benar dirilis. Hal termudah untuk melakukan itu melalui email dan messaging

Seandainya memakai email, Anda sematkan merk bisnis di email signature. Namun, bila komunikasi lebih cenderung di messaging, ubah nama di profile menjadi nama bisnis. 

Apakah cara ini benar-benar efektif? 

Targetnya, bisnis baru Anda dikenal oleh para audience. Indikatornya, semakin banyak audience yang bertanya soal bisnis Anda, semakin tinggi skor kesuksesannya. 

Akan lebih baik lagi jika Anda sudah membeli brand bisnis Anda (berupa domain). Misalnya: bisnisAnda.com. Anda bisa berkomunikasi dengan klien menggunakan email bisnis tersebut sehingga menjadi: namaAnda@bisnisAnda.com. Alasannya sederhana, 74% customer percaya dengan kredibilitas perusahaan, apabila komunikasi dilakukan menggunakan email bisnis.

(BACA JUGA: Meningkatkan Popularitas Bisnis Melalui Email Marketing)

 

Bangun situs bisnis layaknya ruko” luring Anda

Saatnya Anda show off. Setelah membuat penasaran para pelanggan luring Anda, kini waktunya memberi kabar gembira kepada mereka. Bentuknya? Rilis konsep bisnis daring Anda memakai situs bisnis. 

Sama halnya dengan email bisnis. Sebagian besar customer pun amat percaya dengan kelayakan” bisnis, bila bisnis yang bersangkutan memiliki situs resmi. 

Konten apa yang perlu dimasukkan ke dalam situs bisnis?

Hal utama yang perlu dimasukkan yaitu service bisnis Anda. Inovasi apa yang Anda berlakukan sehingga customer luring harus beralih ke ekosistem daring Anda? Ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi Anda dan web developer pilihan Anda. Konten, desain, dan user experience di dalam situs tersebut pun harus dicermati dengan baik. Jangan sampai, situs bisnis dibuat seadanya. 

Tampilan dan konten yang buruk pada situs akan menjadi ilustrasi kualitas bisnis. Oleh sebab itu, lakukan hal tersebut secara optimal.

(BACA JUGA: Cara Menarik Minat Calon Customer Melalui Desain Situs)

 

Konsisten dan efektif dalam bermain social media presence

Social media adalah lingkungan” tempat berkumpulnya audience. Namun, Anda tetap harus berhati-hati saat berkelana di media sosial. Saat ini tren media sosial bukan sebagai channel bisnis, melainkan channel berpolitik. 

Lalu bagi bisnis, apa yang perlu dilakukan pada media sosial? Jadikan media sosial sebagai resource untuk berkomunikasi dengan customer secara real-time. Coba saksikan:

  • Hampir seluruh bisnis memiliki Twitter. Media sosial ini dipakai oleh mereka sebagai jalur customer service“. Jadi, para customer bisa mengajukan pertanyaan dan aduan melalui akun tersebut. 
  • Beda halnya dengan Facebook dan Instagram. Kedua memiliki karakter berbeda dengan Twitter. Facebook merupakan media efektif untuk membangun basis pelanggan (komunitas customer). Sedangkan Instagram, tepat sekali dipakai untuk memperkenalkan brand bisnis. Jangan pernah terlupa, beri nama akun media sosial bisnis sesuai dengan nama domain bisnis. Taktik ini untuk memudahkan para customer untuk mengenal (aware) terhadap bisnis Anda. 

(BACA JUGA: Keuntungan Social Media Presence dalam Social Media Promotion)

Jangan lelah untuk melakukan digital advertising. Berkat upaya ini, bisnis Anda bisa melenggang ke kondisi lebih baik. Di ranah online, kesempatan amat terbuka lebar. Siapa saja bisa membangun dan merintis bisnisnya sendiri. Apabila Anda masih bingung bagaimana beralih dari konsep bisnis offline ke online, jangan sungkan menghubungi saya melalui Contact Us

 

 

References: 12

Featured image: www.pexels.com

 

In this article

Join the Conversation