Content Plan: Cara Mengelola Instagram for Business agar Bisnis Dikenal Audience

Ketertarikan pelaku bisnis terhadap Instagram semakin menjadi-jadi. Kondisi ini tercipta berkat peforma Instagram sebagai platform media sosial berbagi foto yang semakin positif. Pertumbuhan pengguna terus meningkat dari waktu...

355 0
355 0
Content Plan Instagram for Business

Ketertarikan pelaku bisnis terhadap Instagram semakin menjadi-jadi. Kondisi ini tercipta berkat peforma Instagram sebagai platform media sosial berbagi foto yang semakin positif. Pertumbuhan pengguna terus meningkat dari waktu ke waktu. 

Namun, sudahkah Anda tahu bagaimana mengoptimalkan Instagram for business untuk kelangsungan bisnis online Anda? Berikut saya beri panduan singkatnya.

(BACA JUGA: Instagram for Business: Panduan Meningkatkan Daya Jangkau Instagram Post)

 

Buat outline content sebelum memposting konten

Sebelum mengeksekusi deretan post Instagram, ada baiknya Anda siapkan terlebih dulu beberapa jenis post Instagram:

  • Empat post berisi value dan membantu ideal audience
  • Tiga post bertujuan untuk terhubung dengan audience
  • Dua post berisi promosi atau menjual layanan bisnis

Ketiga jenis post tersebut disusun ke dalam outline, misalnya:

Contoh outline konten (socialmediaexaminer.com)

Outline ini bersifat berulang. Ulangi tata letak atau penataan post seperti demikian secara terus-menerus sehingga customer merasa nyaman saat berkunjung ke akun Instagram bisnis Anda.

 

Rencanakan tipe post awal” yang berisi value ke audience

Jangan terburu-buru mengunggah konten berisi penawaran kepada audience. Awali dengan tipe post yang berisi value atau paling tidak mengedukasi audience. Salah satu contohnya instagram.com/ellevest:

Contoh post berisi value bagi audience (socialmediaexaminer.com)

Selain itu, sesekali unggah pula beberapa konten yang bersifat entertaining. Cara ini bertujuan supaya setiap konten mampu diterima oleh audience dengan baik. Hal demikian dipraktikkan secara apik oleh @hrblock:

Contoh post yang bersifat entertaining bagi audience (socialmediaexaminer.com)

Atau, Anda pun bisa mengarahkan customer untuk tetap optimis dan positif untuk menjalani hidup dengan mengunggah konten yang berisi quotes. Selain menghibur, jenis konten ini juga berpotensi dibagikan oleh audience kepada follower-nya.

(BACA JUGA: Instagram for Business: Panduan Meningkatkan Daya Jangkau Instagram Post)

 

Rencanakan jenis post tambahan” agar terhubung dengan audience

Setelah membagikan konten yang bertujuan untuk terkoneksi dengan audience, selanjutnya silakan memproduksi konten berisi budaya di dalam bisnis dan cerita-cerita yang terkait bisnis Anda. 

Salah satunya seperti yang dibagikan oleh instagram.com/hootsuite:

Contoh post soal budaya perusahaan bisnis (socialmediaexaminer.com)

Penawaran layanan kepada audience seringkali ditolak mentah-mentah oleh audience. Terlebih dulu, Anda perlu membuktikan bahwa seluruh proses produksi atau manajemen di dalam bisnis Anda terlihat menarik. Kondisi ini akan membuat audience penasaran dan tidak ragu untuk menerima tawaran yang Anda berikan kepadanya. 

Jangan lupa untuk membagikan konten berisi cerita-cerita terkait bisnis Anda, seperti yang dipakai oleh instagram.com/justdigitalpeople:

Contoh post berisi cerita terkait bisnis yang sedang Anda jalankan (socialmediaexaminer.com)

Nilai di dalam bisnis Anda akan terimplementasi ke dalam cerita-cerita ini. Secara tak langsung, ini merupakan penggambaran nyata atas value di dalam perusahaan Anda.

 

Rencanakan 2 jenis post untuk menawarkan” produk atau layanan bisnis

Pada akhirnya, Anda perlu menawarkan layanan atau produk kepada customer. Namun, jangan terlalu keras” saat memberi tawaran produk atau layanan kepada customer. Tiru apa yang dilakukan oleh instagram.com/trugreen_lawn:

Contoh post berisi penawaran kepada audience dengan memasukkan value produk atau layanan (socialmediaexaminer.com)

Penawaran yang terlalu jelas” cenderung di-reject oleh customer sehingga hal ini akan berimbas bagi bisnis Anda dikemudian hari. 

Hal lain yang perlu Anda cermati lagi yaitu soal kualitas visual konten. Instagram merupakan media sosial berbagi foto yang berisi beragam foto dan image. Hampir mayoritasnya berisi konten dengan tampilan wah”. Apabila Anda belum bisa memproduksi konten visual secara mandiri, pakai saja Pexels dan Canva untuk menghasilkan konten berkualitas.

(BACA JUGA: 6 Instagram Photo dan Video Apps untuk Meningkatkan Skor Social Media Optimization)

 

 

Source:

https://www.pexels.com/

https://www.socialmediaexaminer.com/instagram-content-plan-service-based-businesses/

In this article

Join the Conversation