4 Cara Memasarkan Bisnis Online dengan Bujet Terbatas

Ide bisnis Anda amat luar biasa bagus! Semua orang pasti akan terpukau ketika mendengarkan dan melihat itu. Namun, eiiitss. Sebelum itu terwujud, beragam penolakan akan Anda alami. Sebuah...

1461 0
1461 0
Cara Memasarkan Bisnis dengan Budget Terbatas

Ide bisnis Anda amat luar biasa bagus! Semua orang pasti akan terpukau ketika mendengarkan dan melihat itu. Namun, eiiitss. Sebelum itu terwujud, beragam penolakan akan Anda alami. Sebuah ide brilian tidak lantas diterima oleh customer dengan ramah. 

Beberapa startup kenamaan tanah air (Bukalapak, Tokopedia, Belowcepek, dan masih banyak lainnya) memulai bisnisnya dengan serba kekurangan”. Saat ini, Anda melihat mereka semua bak raja di atas singgasana. Namun 10 tahun sebelumnya, mereka bukan apa-apa. 

Perjalanan awal Tokopedia saat pertama kali akan rilis (cnnindonesia.com/teknologi/20141210165312-185-17281/kisah-pendiri-tokopedia-yang-sempat-diremehkan)

Hal-hal seperti itu sudah biasa. Anda harus siap untuk memulai dari bawah (meski ide Anda berpotensi sangat menguntungkan dan pasti menggemparkan dunia). 

(BACA JUGA: Merk Bisnis Anda di Google Dicuri oleh Kompetitor? Tuntaskan Permasalahan Itu dengan Cara Berikut Ini)

 

Jangan pernah berhenti bercerita tentang bisnis Anda (kapan pun dan di mana pun)

Matrik inovasi bisnis daring (inc.com/greg-satell/every-innovation-strategy-fails-eventually-heres-why.html)

Keterbatasan tidak selayaknya membatasi Anda untuk merintis bisnis. Gunakan matrix ini untuk memecahkan masalah Anda. 

Kali ini, teknik pemasaran yang patut Anda coba yaitu storytelling (bercerita). Kemampuan bercerita akan mengasah Anda untuk belajar berbicara secara face to face dengan orang lain. Maksud dari cerita ini yaitu:

  • Customer mengenal bisnis proses usaha Anda
  • Menghilangkan kebiasaan berbicara soal hal teknis dengan customer
  • Terbiasa bertukar pendapat dengan customer (sebagai validasi ide)

(BACA JUGA: Storytelling Marketing Online: Memasarkan Produk Melalui Cerita)

Ide super kreatif perlu dibingkai dengan sederhana supaya mudah dipahami. Kesederhanaan ketika menjelaskan itu wajib! Terkait hal ini, bentuk penyajian sangat vital sekali. Coba baca ini:

Soal penyajian, jangan pernah diabaikan (id.techinasia.com/strategi-pemasaran-bujet-terbatas)

Apabila Anda berniat mendeskripsikan secara vokal, maka gunakan nada yang tepat. Setiap customer terpengaruh dengan kondisi sosial budaya di sekitarnya. Oleh sebab itu, membaur dengan lingkungan sekitar akan jadi cara efektif.

Bila lebih tertarik mengemasnya dalam rupa slide pitch deck, cari referensi sebanyak mungkin. Salah satunya ini: piktochart.com/blog/startup-pitch-decks-what-you-can-learn.

Namun, akan lebih optimal lagi bila memakai propotype. Customer bisa mencoba secara langsung hasil ide Anda. Selain itu, Anda pun tidak jarang memperoleh feedback penting dari mereka. 

Perbedaan dengan dan tanpa prototype (wirasetiawan29.files.wordpress.com)

 

Picu diskusi yang relevan, jangan berjualan saja

Jangan hanya berjualan. Ini adalah kesalahan yang sering dipraktikkan oleh para pebisnis di masa awal. 

Diskusi adalah cara elegan dan memorable untuk memasarkan sebuah bisnis baru. Buktinya, cara seperti ini berhasil melambung beberapa brand bisnis baru. Misalnya, Maicih. Namun, diskusi atau obrolan berlangsung di channel Twitter.

Skema obrolan Maicih di Twitter (sonyswangga.blogspot.co.id)

Diskusi yang dimaksud ini bisa diimplementasikan di media daring atau luring. Bahan untuk diskusi pun tidak perlu (secara langsung) terkait bisnis Anda. Bicarakan mengenai hal-hal di sekitar bisnis Anda. Bisa aspek problemnya, alternatif solusi yang saat ini ada, atau penyebab masalah tersebut dialami customer.

 

Membangun relasi dengan figur di segmen bisnis Anda

Relasi akan memudahkan Anda dalam memasarkan produk. Bila sumber daya relasi Anda sangat minim, jangan sungkan untuk proaktif dikenal oleh para influencer.

Caranya?

Datang ke acara meetup untuk sekadar bergaul dan bertukar pikiran. Selain itu, sesekali tinggalkan komentar pada setiap post mereka. Intinya, Anda harus mau melibatkan diri di setiap aktivitas para influencer di dunia. 

(BACA JUGA: Konsep Blogger Outreach yang Masih Relevan Hingga Hari Ini)

Meski Anda butuh respons dan penerimaan mereka, jangan sesekali memaksa” mereka untuk mengikuti akun media sosial Anda. Bila dilakukan, Anda akan dianggap sebagai pengganggu”. Supaya setiap argumentasi atau referensi yang Anda bagikan itu tepercaya, jangan lupa untuk menyertakan tautan referensi asli Anda. 

Jika Anda punya tips lain seputar cara membangun bisnis online melalui digital marketing, diskusikan bersama kami.

 

Source:

https://www.pexels.com/

https://id.techinasia.com/strategi-marketing-terbaik-startup?ref=related&pos=2

In this article

Join the Conversation