[Case Study] Berminat Bisnis e-Commerce? Pahami dan Terapkan Taktik Marketplace Besar Ini

Punya ide brilian tentang ecommerce? Eits, jangan terlalu bangga dengan hal tersebut. Bisa jadi, langkah menuju kesuksesan akan sangat berat. Persaingan akan semakin ketat mengingat pemain lokal dan...

235 0
235 0

Punya ide brilian tentang ecommerce? Eits, jangan terlalu bangga dengan hal tersebut. Bisa jadi, langkah menuju kesuksesan akan sangat berat. Persaingan akan semakin ketat mengingat pemain lokal dan internasional berebut segmen market Indonesia. 

Berdasarkan jumlah populasi penduduknya, Indonesia adalah pasar subur” bagi industri ecommerce. Setidaknya, hal tersebut yang saya tangkap dari artikel techinasia.com ini:

Status Indonesia sebagai pangsa pasar bisnis ecommerce (techinasia.com)

Meski sangat padat akan persaingan”, peluang untuk memenangkan persaingan di tanah nenek moyang masih terbuka lebar. Anda bisa bernapas lega setelah membaca artikel berjudul …Persaingan E-Commerce di Indonesia”. Lihat di bagian ini:

Status Indonesia sebagai pangsa pasar bisnis ecommerce (techinasia.com)

Seperti biasa, sebelum benar-benar terjun ke bisnis ini atau pivot dari ide awal ke konsep ecommerce, ada baiknya cermati beberapa hal berikut.

 

Tonjolkan esensi lokal di setiap content marketing

Siapa target market Anda? Warga Indonesia ataukah warga asing (bule)? Apabila segmen merupakan orang lokal, maka adaptasikan produk atau bisnis menjadi seperti” mereka. Coba simak ini:

Taktik ecommerce kenamaan untuk mendapat empati dari konsumen lokal (techinasia.com)

Proses adaptasi ini akan lebih cepat dan mudah bila diimplementasikan melalui bahasa berdasar kondisi masyarakat sekitar. Soal bahasa, permintaan akan penggunaan native language cukup tinggi, yaitu 85%.

Tiongkok dan Jepang lebih memilih untuk membeli dari situs berbahasa nenek moyangnya (techtarget.com/how-culturally-aware-is-your-content-marketing-strategy)

Seperti kutipan teks di atas, para customer tidak segan memberi apresiasi kepada pelaku bisnis atas upaya pelaku bisnis untuk beradaptasi dengan bahasa mereka. Di Indonesia, sebagian besar bisnis pun mulai melakukan hal sama. Salah satunya OLX. Mereka menggunakan bahasa Jawa untuk memberi announcement” kepada pengunduh mobile apps-nya. 

Pesan pemberitahuan dari OLX untuk pengunduhnya di Jogja (Google.com)

Selain bahasa, tampilan visual dari konten pemasaran pun perlu diperhatikan. Hampir sebagian besar pebisnis mengadaptasi kondisi sosial budaya sekitar ke dalam konten visual bisnisnya, terutama startup internasional yang berekspansi ke Indonesia. 

(BACA JUGA: Kombinasi Native Ads & Content Marketing Supaya Trafik Terdongkrak Cepat)

Penggunaan konten visual lokal yang dilakukan oleh Uber (uber.com/info/our-community)

 

Gunakan channel daring untuk mendistribusikan karakter nusantara” dari ecommerce Anda

Selain konsep konten yang menyesuaikan konteks sosial budaya customer, proses distribusinya pun tidak kalah penting. Proses distribusi yang efektif akan berimbas pada online presence bisnis Anda. Misalnya ini:

Contoh online presence dengan memanfaatkan fitur Google business (google.co.id)

(BACA JUGA: Google Local Business: Taktik SEO untuk Bisnis Lokal)

Semakin pandai dalam proses ini, semakin cepat bisnis Anda ditemukan oleh customer. Contoh di atas hanya menggunakan satu dari di antara banyak cara. Misalnya:

  • Instagram location
  • Facebook group
  • Twitter hashtag
  • Channel Youtube

Namun, itu adalah cara reguler. Untuk memperoleh hasil cepat dan optimal, Anda gunakan fitur iklan premium di masing-masing channel. Entah itu Facebook Ads, Instagram Ads, atau bahkan Google AdWords. Pastikan pula bahwa semua upaya mendatangkan lead sudah direncanakan secara matang. Setidaknya, Anda sudah mengetahui indikator apa saja yang menandakan bahwa digital campaign premium pilihan tersebut memang sudah pas, misalnya:

  • Campaign mampu mempromosikan bisnis ke calon pelanggan yang relevan
  • Campaign mampu mendapatkan calon pelanggan yang lebih banyak
  • Campaign bertujuan untuk menjual produk/layanan secara online
  • Campaign mampu menambah panggilan telepon, daftar email, atau bahkan interaksi melalui messenger 

Ingin bertanya mengenai strategi bisnis daring kepada saya? Silakan tanyakan kepada saya di halaman ini.

 

 

 

Source: 123

Featured image: Pexels.com

 

In this article

Join the Conversation