Jenis-Jenis CTA yang Perlu Dipergunakan di Website Bisnis

Sebuah situs terdiri dari beberapa elemen, seperti: banner, navigasi, header, hingga call-to-action button. Supaya setiap pengunjung situs “mau beraksi” di dalamnya, Anda perlu melakukan beberapa optimasi di beberapa...

24 0
24 0
Jenis Jenis CTA

Sebuah situs terdiri dari beberapa elemen, seperti: banner, navigasi, header, hingga call-to-action button. Supaya setiap pengunjung situs mau beraksi” di dalamnya, Anda perlu melakukan beberapa optimasi di beberapa elemen tersebut. Untuk menentukan hal tersebut (mana yang perlu dioptimasi dan tidak), maka perlu mengenal skema ini:

Skema buyer journey (blog.hubspot.com)

Pada bagian awareness umumnya elemen paling penting terletak di hero image (di bagian banner). Sedangkan consideration di-handle oleh deskripsi teks di bagian awal. Lalu, decision akan dipercayakan pada CTA atau call to action.

(BACA JUGA: Pemilihan Hero Images untuk Meningkatkan Conversion dalam Situs

Supaya CTA bisa teroptimalisasi dengan efektif, ada baiknya simak beberapa jenis CTA berikut ini.

 

Satu CTA untuk memudahkan customer

Satu CTA akan memperjelas apa yang harus dilakukan customer di situs Anda”. CTA tipe ini sangat sering ditempatkan di bagian banner atau header situs. Tujuannya, customer segera memutuskan untuk (minimal) mencoba layanan atau produk Anda. Misalnya:

Landing page situs coschedule.com (http://coschedule.com)

Dari sampel di atas, sudahkah Anda tahu apa yang perlu dilakukan saat melihat halaman tersebut? Melakukan klik di CTA Get Started For Free”? 

Sejatinya, CTA merupakan pelengkap dari semua elemen yang ada di halaman situs. Dari sisi efektivitas diketahui, taktik Satu CTA ini mampu meningkatkan conversion situs dari 2% menjadi 10%. Setelah mengetahui akan hal itu, beberapa situs lain seperti www.appcues.com pun melakukan hal yang sama. Ia menerapkan one CTA di bagian banner:

Halaman banner appcues.com (https://www.appcues.com)

 

Header CTA

Jenis CTA satu ini cenderung digunakan untuk menarik perhatian customer secara cepat. Maksudnya? Header CTA memungkinkan Anda untuk memperoleh atensi dari customer saat ia berkunjung ke situs, tanpa menggangu aktivitas observasi customer di situs Anda. Misalnya saja seperti ini:

Efektif CTA di situs crazyegg.com (crazyegg.com)

Selain sebagai penarik perhatian, cara seperti ini amat ampuh dipakai sebagai reminder bagi customer. Setelah mereka menyimak situs bisnis Anda, maka yang perlu mereka lakukan yaitu klik CTA tersebut. 

Umumnya, jenis CTA ini ditempatkan di bagian atas halaman (top) atau bahkan bagian bawah situs (below). Selain itu, karakternya pun berupa fixed elemen atau elemen yang akan berada di lokasi tersebut meski si customer melakukan scrolling.

 

Exit-intent popups

Hampir mirip dengan CTA kedua, Exit-intent Popups sering dipakai sebagai touch point” bagi customer. Kalau dibahasakan secara teknis yaitu exit-intent popups dipergunakan untuk meng-capture leads di saat customer selesai mencermati situs Anda”.

Selain itu, fungsi dari CTA jenis ini untuk mengurangi skor bounce rate situs yang biasanya teramat tinggi. Berdasarkan data terbaru, beberapa jenis situs mengalami bounce rate tinggi, di antaranya:

Persentase bounce rate berdasarkan jenis situs (blog.hubspot.com)

Terlihat, situs berbasis blog paling sering memperoleh skor bounce rate yang sangat tinggi. Oleh karena itu, situs sebesar backlinko.com pun mengenakan teknik ini untuk mengurangi hal tersebut.

Apa keuntungan mengurangi skor bounce rate? Untuk menjawab hal tersebut, Anda perlu mengenal lebih dulu makna istilah bounce rate. Saya kutip dari situs jokosusilo.com, bounce rate adalah

Pengertian bounce rate (jokosusilo.com)

Penyebab dari adanya bounce rate diantaranya:

  • Customer tidak menemukan apa yang dicari.
  • Situs lambat saat diakses.
  • Situs hanya terdiri dari satu halaman. 

Akibat hal-hal tersebut, customer pun menutup browser, atau menekan tombol back” pada browser. Supaya hal tersebut tidak Anda alami, ada baiknya gunakan jenis Exit-intent untuk meminimalisir kejadian tersebut.

 

 

Source: 123

Featured image: Pexels.

In this article

Join the Conversation