Meningkatkan Popularitas Bisnis Melalui Email Marketing

Email marketing? Spamming? Dua hal yang sering sekali berkaitan. Bagi Anda yang enggan menggunakan email marketing, ada baiknya lihat beberapa fakta berikut ini: Fakta promosi melalui email marketing...

35 0
35 0
Email Marketing

Email marketing? Spamming? Dua hal yang sering sekali berkaitan. Bagi Anda yang enggan menggunakan email marketing, ada baiknya lihat beberapa fakta berikut ini:

Fakta promosi melalui email marketing vs. sosial media marketing (blog.retargeting.biz)

Soal efektivitas untuk menjual produk atau service, email marketing masih unggul dibanding dengan media sosial. Oleh sebab itu, manfaatkan email marketing mulai sekarang guna meningkatkan popularitas bisnis. Caranya?

(BACA JUGA: Email Marketing Booster: Mengubah Subscriber Menjadi Buyer)

 

Yakinkan penerima bahwa email Anda bukan spamming

Karena sangat efektif, emai marketing seringkali dipakai sebagian pebisnis. Sayangnya, email cenderung spamming. So, ini adalah challenge pertama. Upayakan email agar tidak serupa spam“. Caranya?

  • Sebut atau panggil si pemilik email sesuai dengan namanya. Hindari menggunakan sebutan Dear Webmaster, Hello Editor, Hi Sir, etc. Hal ini akan membuat email Anda serupa dengan email spamming
  • Biasakan untuk memberi asal-usul dimana Anda memperoleh alamat email penerima. Melalui customer service situs atau dari sumber lain. Cara ini sengaja dipakai supaya penerima lebih terbuka dan percaya bahwa Anda adalah manusia”.
  • Jangan sembarangan mengirim email. Pastikan bahwa ia merupakan penerima yang relevan. Jangan karena email marketing, Anda membanjirinya” dengan penawaran kerja sama atau produk. 

Selain tiga hal tersebut, email marketing bisa dioptimalkan dengan…

(BACA JUGA: Smart Email Marketing: Cara Memperbanyak Email List 4x Lebih Cepat)

 

Optimasi subjek email sedemikian rupa 

Silakan mengoptimasi email marketing dari subjek. Usahakan subjek email tidak bersifat click bait“. Semakin jelas dan padat informasi di subjek, maka semakin besar tingkat keberhasilannya. Tentu, berdasarkan optimasi di elemen lainnya. Namun, setidaknya penerima sudah ngeh” soal substansi email penawaran Anda. 

Subjek email seperti apa yang bagus?

Tidak ada. Anda harus melakukan riset sesuai dengan target market. Pakai taktik A/B testing untuk menemukan teknik yang optimal. Setiap bisnis, meski terjun di dalam bidang yang sama, akan berbeda. Ketahui hal tersebut. Oleh sebab itu, awali dengan penjelasan singkat mengenai maksud, substansi email, atau bahkan tipe subjek email lainnya. 

 

Pantau dan tingkatkan skor Open Rate Email 

Butuh indikator yang jelas soal email marketing. Apakah email terkirim atau diterima, dibuka, atau bahkan mendapat respons” dari penerima? Untuk melakukan hal tersebut butuh tools tambahan. Sebut saja seperti:

  • Reply.io
  • Outreach.io

Kedua tools tersebut akan membantu Anda untuk mengetahui seluruh informasi perihal email penawaran bisnis. Lihat ini:

Ilustrasi dari situs reply.io (https://reply.io)

Tools ini berbayar. Namun, fungsinya akan membantu setiap strategi email pemasaran. Anda pun akan semakin tahu email seperti apa yang dibuka, diklik, atau bahkan diabaikan oleh customer. Pemahaman soal perilaku customer ini akan memudahkan Anda untuk email pemasaran sesudahnya. 

 

Ketahui siapa target yang akan Anda kirimi email

Sudahkah Anda mengirim email marketing kepada penerima yang tepat? Masih asal dan sekedar mengirim saja? Lupakan itu! Seluruh upaya tersebut akan sia-sia belaka. Coba gunakan tools bernama hunter.io.

Ilustrasi dari situs hunter.io (https://hunter.io)

Ya, situs ini merupakan mesin pencari untuk menemukan email bisnis seseorang. Anda bisa mencari alamat email penerima melalui nama perusahaan atau bahkan namanya saja. Untuk menggunakan tools, Anda akan dikenakan biaya. Namun, Anda tetap bisa memakainya tanpa harus mengeluarkan sepeser pun uang. Namun, dengan search limit atau pembatasan pencarian. 

Penerima yang tepat, subjek yang optimal, dan konten yang relevan akan menciptakan peluang lebih besar dari setiap email penawaran Anda. 

 

 

Source:

https://blog.kissmetrics.com/tribulations-of-email-outreach/

Featured image: Pexels.

In this article

Join the Conversation