BlackFriday: Kelebihan dan Kekurangan Memberlakukan Diskon Harga

Sering mendengar BlackFriday? Bagi orang Indonesia istilah ini masih terlalu awam didengar. Dikutip dari situs Wikipedia: “Black Friday is an informal name for the day following Thanksgiving Day...

46 0
46 0
Black Friday Harbolnas

Sering mendengar BlackFriday? Bagi orang Indonesia istilah ini masih terlalu awam didengar. Dikutip dari situs Wikipedia:

“Black Friday is an informal name for the day following Thanksgiving Day in the United States, the fourth Thursday of November, which has been regarded as the beginning of the country’s Christmas shopping season since 1952.”

Bila dianalogikan, istilah Black Friday sama halnya dengan istilah Harbolnas”. Tahu kan? Momen tersebut merupakan momen dimana para customer dipaksa secara halus” untuk membeli produk. Sebagai pelaku bisnis, taktik seperti demikian memiliki dampak tertentu bagi bisnis. Entah itu positif atau negatif. 

 

Keuntungan menyediakan diskon kepada para calon pembeli

Kelebihan utama strategi ini yaitu, mampu memberi kebahagiaan” kepada customer. Apabila pengalaman positif ini terus dilanjutkan, maka bukan tidak mungkin akan berdampak terhadap pengalaman customer ketika berinteraksi dengan bisnis. 

Secara spesifik, keuntungan penggunaan potongan harga terhadap customer yaitu:

Pengalaman positif pelanggan terhadap bisnis. Seperti penjelasan saya sebelumnya, potongan harga akan memberi perasaan positif bagi pelanggan. Ketika seseorang menerima sebuah kupon atau diskon, mereka menjadi lebih senang dan rileks. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi bisnis karena dalam jangka panjang perasaan baik tersebut dapat diasosiasikan dengan merekmu.

(BACA JUGA: Customer Experience: Cara Men-Shortcut Kepuasan Pelanggan Supaya Lebih Cepat)

Pelanggan cenderung memilih produk Anda dibanding kompetitor. Fakta selanjutnya, diskon akan mendorong pelanggan untuk memilih produk Anda dibanding kompetitor. Hal ini berdasarkan penelitian the Max Planck Institute for Tax Law and Public Finance. Di dalam penelitian tersebut, pelanggan baru cenderung memilih produk Anda dibandingkan produk kompetitor saat diskon diberlakukan. 

Persaingan ketat di dalam bisnis, membuat setiap pelakunya berpikir taktis dan efektif. Mereka yang memiliki kemapanan finansial akan cenderung memberi diskon secara cuma-cuma dan terus-menerus. 

Oleh sebab itu, Anda pun perlu mencermati perjalanan pelaku bisnis terkait kondisi tersebut. Pilah mana strategi yang efektif dan mana yang tidak. Apabila efektif, segera imitasi hal tersebut. Beri sentuhan khas bisnis Anda dan terapkan kepada pelanggan setia. 

(BACA JUGA: Khusus e-Commerce: Tips Membuat Customer Membeli Produk untuk Kedua Kalinya)

 

Waspadai kekurangan atas penyediaan diskon terhadap pelaku bisnis

Meski memiliki keuntungan, muncul pula potensi kerugiaan saat strategi diskon dipakai. Beberapa di antaranya, seperti:

Diskon mengurangi nilai kualitas produk. Disadari atau tidak, potongan harga akan menciptakan persepsi kualitas rendah. Kondisi bukan sekedar asumsi, studi double-blind telah membuktikan bahwasanya pelanggan yang membayar harga penuh lebih puas ketimbang membayar harga diskon.

Selain itu, para customer mengharapkan pengalaman lebih baik terhadap apa yang mereka dapatkan. Customer pun akan melakukan evaluasi terhadap kualitas produk. Sayangnya ketika diskon mereka dapatkan, ekspektasi terhadap produk pun menjadi rendah.

Risiko kehilangan keuntungan. Potongan harga akan mengurangi margin bisnis. Bahkan, bisa jadi Anda tidak akan memperoleh keuntungan sama sekali dengan adanya strategi diskon ini. Penjualan tanpa keuntungan, begitulah istilah fenomena ini. 

Apabila secara finansial tidak mumpuni, ada baiknya Anda tidak menawarkan potongan harga secara terus-menerus. Bagi mereka yang belum pernah membeli produk, harga Anda akan dijadikan olehnya sebagai acuan. Ketika diskon dihentikan, mereka pun menjadi enggan berbelanja. 

Itulah kenapa, penggunaan strategi diskon amat perlu diperhatikan secara seksama. Ada beberapa aspek yang harus dicermati sedemikian rupa sehingga semua berjalan sesuai rencana. 

Lalu, bagaimana cara supaya bisnis berjalan sesuai ekspektasi dengan adanya strategi potongan harga? Saya akan menjelaskan terkait hal tersebut di artikel selanjutnya. 

 

 

 

Source: 123

Featured Image: Pexels

In this article

Join the Conversation