Lawan Kompetitor Bisnis dengan Value Proposition

Siap berbisnis, berarti siap berhadapan dengan para kompetitor. Mau apa pun bisnis yang Anda geluti, kompetitor akan selalu hadir di sekitar.  Beberapa orang berpikir bahwa slogan yang “wow”...

58 0
58 0
Lawan Kompetitor dengan Value Preposition

Siap berbisnis, berarti siap berhadapan dengan para kompetitor. Mau apa pun bisnis yang Anda geluti, kompetitor akan selalu hadir di sekitar. 

Beberapa orang berpikir bahwa slogan yang wow” sudah cukup untuk melawan kompetitor. Ini sering dijadikan alternatif untuk membedakan bisnisnya dengan kompetitor. Sayangnya, slogan atau tagline bisnis bukan merupakan value proposition.

 

Alasan Kuat bagi Pelanggan untuk Membeli atau Menggunakan Produk Anda

Ya, value proposition memiliki makna seperti subjudul yang saya tulis di atas. Kenapa pelanggan harus membeli produk Anda? Lalu, kenapa produk Anda yang dipilih? Padahal ada banyak sekali produk sejenis di pasaran. 

BACA JUGA: Scale Up Bisnis Memang Penting, tapi Jangan Lupakan 3 Faktor Ini!

 

Untuk menjawab seluruh pertanyaan seperti itu, tagline atau slogan jelas sangat tidak cukup. Pesan value proposition yang harus ditampilkan setidaknya memiliki kerangka seperti ini:

Kerangka value for customer sebagai landasan value proposition (toolshero.com/marketing/customer-value-proposition-cvp)

 

Setiap elemen di dalam value for customer akan menjadi alasan utama bagi customer untuk membeli produk Anda. Secara teoritis, kelima value di atas memiliki deskripsi seperti demikian:

  • Functionality. Fokus pada fungsi produk. Dan, mampu menjawab pertanyaan Apa masalah yang akan diselesaikan oleh produk atau layanan Anda?’ dan Kenapa perusahaan Anda lebih baik dibanding dengan para kompetitor?’
  • Emotions. Secara emosi, nilai seperti apa yang melekat pada bisnis Anda? Melalui apa Anda mengomunikasikan produk tersebut kepada pelanggan?
  • Economics. Ungkapkan kelebihan produk dilihat dari sisi ekonomi. Apakah produk milik Anda lebih terjangkau” dibanding dengan perusahaan lain? Akankah membeli produk Anda menghemat pengeluaran customer?
  • Symbolism. Tampilkan sesuatu” yang merepresentasikan bisnis Anda. Bisa jadi, membeli produk Anda membuat para customer menjadi bagian dari suatu kampanye kemanusiaan. Atau, menjadi customer Anda mengubah status sosial si customer
  • End value. Apa yang Anda janjikan kepada customer? Jaminan yang melekat pada produk akan memberi daya tarik tambahan” bagi customer

 

Secara teoritis, value proposition bisa dipahami dengan mudah. Bagaimana cara menerapkannya dalam bisnis?

Mulai dengan fokus pada target market bisnis. Bisa jadi, saat ini bisnis mengalami kelesuan dikarenakan produk belum menemukan customer-nya. Fungsi value proposition dalam hal ini akan mengantarkan Anda ke customer sebenarnya. Pernah mendengar Belowcepek.com?

Ilustrasi situs belowcepek (belowcepek.com)

 

Dari namanya saja, situs ini sudah melakukan filter terhadap target market. Bagi mereka yang terbiasa berbelanja produk fesyen di kelas premium, secara otomatis tidak akan mampir ke situs ini. Harga murah bagi mereka cenderung berkualitas rendah. 

Dari sisi penggunaan istilah below” dan cepek”, kalangan yang ingin mereka sasar yaitu kalangan anak muda usia 20-an tahun. Hal ini pun akan berdampak pada jenis produk yang dipasarkan serta model baju yang ditampilkan. 

Selain itu, pihak belowcepek pun menambahkan beberapa fitur tertentu untuk memudahkan customer, salah satunya fitur paket.

Fitur paket pada situs belowcepek (belowcepek.com/collections/paket)

 

BACA JUGA: Bagaimana Membuat Fitur Testimoni yang Bernilai Persuasif?

Di dalam berbisnis, setiap peluang ekonomi harus mampu dimaksimalkan tanpa menyiksa” customer. Boleh-boleh saja Anda menarik minat si customer untuk menghabiskan uang-nya. Sebagai timbal balik, berikan sesuatu yang pasti membuatnya puas. Dari kasus belowcepek ini, semakin banyak nominal uang yang dibelanjakan, maka semakin banyak quantity produk yang diperoleh. 

Selain fokus terhadap customer, value proposition bisa dikembangkan dan sekaligus diterapkan ke dalam bisnis dengan beberapa cara lainnya. Penjelasan lengkap akan saya tulis di artikel selanjutnya.

 

 

Source: 

https://www.quicksprout.com/2017/11/17/how-to-create-a-highly-effective-value-proposition/

Image: https://www.pexels.com

In this article

Join the Conversation