Segmentasi Memudahkan Pebisnis untuk Memahami Customer Behavior

Jika ingin meningkatkan conversion rate, A/B testing merupakan opsi utama untuk merealisasikan hal tersebut. Seperti penjelasan saya di artikel sebelumnya, taktik AB testing dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan...

291 0
291 0
Customer Behavior

Jika ingin meningkatkan conversion rate, A/B testing merupakan opsi utama untuk merealisasikan hal tersebut. Seperti penjelasan saya di artikel sebelumnya, taktik AB testing dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan content marketing yang ideal bagi customer.

Faktor analisis perilaku customer menjadi penting dalam hal ini. Salah satunya soal segmentasi customer.

 

Segmentasi Customer Menjadi Pintu Masuk Kesuksesan AB Testing

Segmentasi merupakan kategorisasi customer berdasarkan perilakunya. Tahap ini sangat penting demi menunjang efektivitas taktik AB testing.

Untuk memperoleh hasil seperti demikian, Anda perlu memanfaatkan keberadaan Google. Mengingat, ia adalah mesin pencari dengan koleksi data pengguna internet yang cukup kompleks. Meski memiliki koleksi big data yang luar biasa besar, Google mampu memilah data customer behavior tersebut berdasarkan kecenderungan aktvitasnya di internet.

Untungnya, data-data tersebut tidak disembunyikan oleh Google. Mereka tak sungkan membagikan customer insight ini kepada para pengiklan di situsnya. Bagi mereka yang biasa berlangganan Google AdWords, segmentasi bisnis bukan hal yang mengejutkan.

 

Pebisnis Online Butuh Segmentasi Customer. Alasannya?

Segmentasi customer tidak hanya menjadi fitur pelengkap, melainkan kebutuhan. Hal ini karena keuntungan penggunaan segmentasi customer sangat besar bagi sebuah bisnis online.

Dan, beberapa keuntungan segmentasi ini bagi pebisnis online di antaranya:

Meminimalisir kesalahan elemen AB Testing. Karena sifatnya sangat mendasar bagi taktik AB testing, penggunaan sementasi ini akan menghindarkan Anda dari kesalahan tersebut. 

Segmentasi akan menunjukkan di halaman mana si customer melakukan banyak aktivitas, terutama sebelum dan sesudah melakukan pembelian produk atau layanan Anda. Dengan demikian, Anda pun bisa memilah mana elemen yang akan diberi sentuhan demi menstimulus melakukan action di dalam situs.

Personalisasi content marketing akan lebih mudah. Segmentasi akan memudahkan Anda untuk mempersonalisasikan konten pemasaran. Di dalam teknik digital marketing, hal ini merupakan faktor dominan untuk meraih kesuksesan. Setiap konten yang mampu dipersonalisasikan sesuai karakter customer pasti akan berkesan” bagi customer. Pemanfaatan data segmentasi dari Google Analytics memungkinkan Anda membuat:

  • Individualized email marketing campaigns
  • unique special offers

…menyesuaikan kebutuhan dan/atau buying habit si customer.

Mengetahui mana halaman terfavorit customer. Saat menggunakan segmentasi customer, Anda akan menyadari seperti apa halaman favorit customer. Selanjutnya, analisis elemen pun bisa dilaksanakan untuk memetakan halaman seperti apa yang disukai customer. Informasi seperi ini sangat diperlukan untuk mendesain direct marketing. Selain itu, data ini sangat berguna pula sebagai referensi pengembangan produk.

Supaya hasil lebih optimal, masukkan setiap segmentasi customer kepada channel tertentu sehingga mudah untuk diidentifikasi di waktu mendatang. Keputusan soal strategi pemasaran digital dan pengembangan produk pun jadi lebih cepat karena hal ini.

 

Beragam Jenis Segmentasi Bisa Diaplikasikan ke dalam Layanan Google Analytic

Selain lebih optimal, penggunaan google analytic untuk merekam perilaku customer nyatanya bisa dilakukan dengan lebih mudah. Alasannya, opsi pengaturan dan jenis segmentasi cukup kompelks. Yang terbaru, ada sekitar 10 segmentasi customer yaitu:

  • Traffic source, 
  • Location/geography, 
  • Visitor type,
  • Landing page type,
  • Action taken,
  • Content viewed,
  • Engagement,
  • Demographics,
  • Technology platform,
  • Value.

Informasi ini akan memberi gambaran bagi pelaku bisnis soal apa dan bagaimana” si customer berinteraksi dengan situs Anda. Akan sangat optimal apabila penerapan customer segmentation ini diintegrasikan dengan beragam channel digital marketing, seperti: email marketing, social media marketing, atau bahkan video marketing. Respons customer terhadap content marketing buatan Anda bisa terlihat dengan adanya strategi segmentasi customer.

 

 

 

Source: 

https://www.crazyegg.com/blog/segmentation-ab-testing-google-analytics

Image: Pixabay.

In this article

Join the Conversation