Expert Talk: Kebiasaan Para Content Marketing Berpengalaman Saat Creative Block Datang

Ide terkadang hilang tiba-tiba. Bagi produsen content marketing, hal tersebut serupa musibah badai yang datang tanpa pemberitahuan. Tuntutan dari klien hingga target internal perusahaannya sendiri tidak mengizinkan kreator...

356 0
356 0
Kebiasaan Para Content Marketing Saat Creative Block Datang

Ide terkadang hilang tiba-tiba. Bagi produsen content marketing, hal tersebut serupa musibah badai yang datang tanpa pemberitahuan.

Tuntutan dari klien hingga target internal perusahaannya sendiri tidak mengizinkan kreator content marketing kehabisan ide. Apabila kadung menjangkiti”, proses produksi content marketing pun terpaksa rehat sejenak.

Fenomena seperti ini disebut sebagai creative block“.

Creative block bukanlah penyebab, melainkan symptom (tanda-tanda) bahwa sedang terjadi hal yang tidak beres di dalam diri si pengidap”. Berdasarkan pengalaman para kreator, penyebab kondisi ini diakibatkan oleh:

  • Minimnya persiapan untuk mengerjakan sebuah proyek
  • Tidak berminat untuk mengerjakan proyek
  • Materi yang inspirasional sangat terbatas (bisa karena tidak ada atau tidak berminat mencarinya)
  • Alur pengerjaan konten yang monoton
  • Berbagai masalah kehidupan personal yang tidak terpecahkan (dan cenderung semakin menumpuk).

Sebenarnya, permasalahan creative block ini bisa terselesaikan dengan mempraktikkan creative cycle:

Creative cycle (arttoself.com/creative-confidence)

 

Sayangnya, hal tersebut terlalu teoritis sehingga hanya” menjadi konsep saja. Nah, di sini saya akan bagikan beberapa tips untuk mengatasi penyakit kambuhan” bagi kreator konten pemasaran ini, yaitu:

BACA JUGA: Tools Pengolah Ide Menulis Blog Post untuk Para Kreator Content Marketing

 

Ubah rutinitas” menjadi sesuatu yang tak terbatas

Rutinitas menjadi momok menakutkan bagi para kreator. Sebagai pencipta, kreator dituntut menghadirkan sesuatu yang baru” di setiap hari. Sayangnya, pola workflow tidak berjalan seperti demikian.

Seorang kreator konten dituntut harus berpijak” pada tangga yang sama di setiap hari. Alhasil, ia pun tidak bisa bebas menangkap” ide di sekitar dengan lugas.

Oleh sebab itu, solusi pertama untuk mengusir” creative block yaitu mengubah rutinitas. Yang dimaksud rutinitas” di sini yaitu:

  • Lokasi mengerjakan proyek
  • Aktivitas pra-produksi 
  • Template (draft) konten 
  • Sistematika brief dari klien ke kreator

Keempat hal tersebut sangat potensial dijadikan obat” creative block. Sebaliknya, apabila hal tersebut berjalan seperti biasa” (tanpa perubahan), maka kebuntuan ide akan tetap menjalar kepada anggota tim.

Misal untuk perubahan rutinitas tempat bekerja. Anda bisa mengusulkan untuk mengubah tampilan” ruang kerja semenarik mungkin. Mulai dari dekorasi, warna, pencahayaan, hingga berbagai item yang ada di sana. Akan lebih atraktif lagi bila di dalam ruang kerja terdapat taman bermain sederhana” untuk melepas penat para kreator.

 

Suntikkan insight baru ke dalam otak supaya tempurung pengetahuan” semakin besar

Kehilangan kemampuan mencipta konten bisa terjadi karena minim inspirasi.

Inspirasi menjadi bahan bakar” bagi otak untuk menghasilkan ide brilian. Melalui inspirasi akan muncul konsep, interaksi, dan persepsi. Ketiga hal ini akan memandu kreator konten untuk memproduksi awesome content.

Inspiration cycle (qultura.org/theory-of-creativity.html)

 

Proses pencarian inspirasi bisa dilakukan dengan cara:

  • Melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda (sejenak jadilah orang awam yang tak mengerti soal content marketing)
  • Menyaksikan sebuah informasi yang tidak berkaitan dengan brief proyek
  • Meminta saran dari orang yang tak mengenal content marketing” atau bahkan bisnis online

 

Gerakkan tubuh & kesadaran supaya Anda tahu sedang dimana

Gerakkan tubuh Anda. Sudah saatnya otak beristirahat sejenak dari deadline yang terus menghantui.

Anda bisa memilih beberapa aktivitas, seperti:

  • Olahraga sebelum atau sesudah bekerja
  • Traveling ke daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau transportasi modern
  • Berangkat ke kantor dengan naik sepeda atau jalan kaki (apabila jarak masih bisa dijangkau dengan hal tersebut)

Selain menggerakkan tubuh, jangan lupa untuk membangunkan” kesadaran. Coba ingat kembali:

  • Apa alasan Anda bekerja
  • Kenapa Anda memilih bekerja di bidang ini
  • Reward apa yang akan diperoleh apabila tantangan” ini bisa terlewati

Fisik dan kemampuan berpikir sesekali perlu dijauhkan dari kata: deadline, revisi, note, meeting, dan lain-lain; supaya Anda lebih intim kembali dengan diri sendiri.

BACA JUGA: Content Marketing Strategy: Meningkatkan Visibility Konten Infografik di SERPs

 

 

Source:

https://blog.prototypr.io/creative-block-i-part-possible-causes-9cbc5ce60f10

http://blog.scoop.it/2017/08/15/9-ways-to-smash-your-creative-blocks/

In this article

Join the Conversation