Taktik Sederhana Supaya Grafik Customer Retention Meningkat

Merawat customer tidaklah mudah. Salah penanganan, ia akan beralih ke produk kompetitor Anda.  Potensi perpindahan customer dari produk Anda ke produk kompetitor sangatlah cepat. Kompetitor pun memiliki taktik...

299 0
299 0
Taktik Sederhana agar Grafik Retention Customer Naik

Merawat customer tidaklah mudah. Salah penanganan, ia akan beralih ke produk kompetitor Anda. 

Potensi perpindahan customer dari produk Anda ke produk kompetitor sangatlah cepat. Kompetitor pun memiliki taktik tersendiri sehingga mampu merebut” customer langganan Anda. Oleh sebab itu, setiap pebisnis dituntut mampu meningkatkan nilai dan menawarkan layanan yang berkualitas kepada pelanggan. 

Customer retention strategy merupakan salah satu upaya untuk merawat pelanggan. Beberapa bentuk upaya tersebut misalnya:

  • menciptakan layanan baru yang memuaskan bagi customer
  • mempertahankan kepuasan customer secara konsisten
  • meningkatkan nilai pada produk atau service supaya customer tidak bosan
  • menawarkan layanan kejutan” bagi customer setia

BACA JUGA: Khusus e-Commerce: Tips Membuat Customer Membeli Produk untuk Kedua Kalinya

Guna mempraktikkan hal itu ke dalam bisnis, Anda perlu terlibat di dalam aktivitas setiap customer. Terutama, customer yang memang sesuai target bisnis. Penjelajahan terhadap aktivitas personal” customer akan membantu Anda untuk menciptakan layanan dan/atau produk baru yang sesuai keinginan mereka. 

Selain itu, Anda pun perlu pula melakukan:

 

Merawat Produk Melalui Addictive Brand

Produk dan brand tidak bisa terpisahkan. Ketika addictive brand sudah terlaksana dengan baik, maka loyalitas customer pun akan terbangun dengan sendirinya. 

Proses menciptakan addictive brand membutuhkan upaya mendengarkan customer”. Aktivitas ini sangat diperlukan supaya Anda mampu memperoleh informasi perihal:

  • apa yang menarik bagi customer
  • sikap apa yang dipegang teguh olehnya
  • opini-opini seperti apa yang ada di kepalanya

Ketiga hal tersebut akan menjadi fondasi bagi Anda untuk mengembangkan produk dan/atau mengimplementasikannya ke dalam strategi pemasaran.

Diambil dari berbagai bisnis dengan basis customer yang kuat, sebanyak 64% dari para customer tersebut merasa bahwa ada keterikatan batin” antara dirinya dan produk.  

Keterikatan yang dimaksud yaitu produk tersebut menjadi bagian dari personal” si customer. Misalnya produk Apple. Customer Apple selalu merasa bahwa diri mereka adalah manusia modern dan visioner”.

Pentingnya pembentukan addictive brand” ini akan berguna pula dari sisi pemasaran daring. Misalnya, seluruh informasi tadi dipakai untuk memproduksi konten pemasaran agar si customer mau stay tune di channel marketing (media sosial atau blog).

 

Menggali Informasi Kebutuhan, Masalah, dan Harapan Customer

Apabila sebelumnya hanya diciptakan untuk memperkuat posisi merk bisnis, kali ini lebih dari itu. 

Informasi mengenai:

  • kebutuhan,
  • masalah, dan
  • harapan customer

…sangat diperlukan untuk proses upgrading produk atau layanan. Setiap customer selalu menginginkan hal baru”. Itulah kenapa, kompetitor Anda selalu menarik bagi customer. Penyediaan sesuatu yang baru” selalu berhasil mendatangkan customer

Namun, hal baru tersebut tidak bisa tercipta hanya dengan insting”. Perlu sebuah riset mendalam sehingga hal tersebut sesuai kebutuhan, keinginan, bahkan ekspektasi dari customer

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menemukan informasi-informasi tersebut yaitu menemukan channel komunikasi. Mudahnya, Anda bisa menggunakan media sosial dan situs forum online. 

Pencarian awal bertujuan mendapatkan kontak dari customer. Selanjutnya, hubungi yang bersangkutan secara langsung. Bisa melalui fitur direct message pada platform, mobile phone, atau bahkan email. 

Di sini, Anda butuh kualitas komunikasi yang intim sehingga kuantitas tidak perlu terlalu diperhitungkan. Setidaknya, Anda mampu berkomunikasi secara intent dengan 2 hingga 5 customer

BACA JUGA: 360° Loyalty Program: Taktik Supaya Customer Tetap Loyal pada Produk Anda

 

Konten yang Sesuai Personalisasi Customer

Diketahui, sebanyak 74% customer merasa gundah” ketika situs yang mereka buka tidak sesuai dirinya”. 

Personalisasi konten akan sangat efektif untuk menarik perhatian customer. Setidaknya, desain situs, substansi konten, dan hal-hal yang terlihat customer harus sesuai dengan jati diri customer”. 

Bagian ini sengaja diterapkan untuk memperbaiki pengalaman customer” selama berinteraksi dengan bisnis Anda. Salah satunya, ketika customer berinteraksi dengan situs bisnis dan atau konten-konten pemasaran Anda. 

Supaya personalisasi berjalan lebih mudah, Anda bisa menerapkan taktk segmentasi customer.

Segmentasi adalah alat untuk mempersonalisasikan interaksi dengan pelanggan. Caranya dengan mengelompokkan audiens berdasarkan riwayat pembelian, lokasi, dan aktivitas situs bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan mereka.

 

 

 

Source: 1, 2, 3

In this article

Join the Conversation