3 Elemen Social Media Marketing yang Sering Diabaikan

Sejak muncul keinginan untuk hadir di media sosial, sebuah bisnis tidak cukup hanya mendaftar dan mengunggah konten saja. Ia pun perlu memperhatikan berbagai “elemen utama” di dalamnya sehingga...

72 0
72 0
3 Elemen Social Media Marketing yang Sering Diabaikan

Sejak muncul keinginan untuk hadir di media sosial, sebuah bisnis tidak cukup hanya mendaftar dan mengunggah konten saja. Ia pun perlu memperhatikan berbagai elemen utama” di dalamnya sehingga kehadirannya di media sosial berdampak positif bagi bisnis. 

Apalagi kalau tujuan hadir di media sosial untuk digital campaign. Anda wajib memperhitungkan setiap aktivitas di media sosial secara seksama. 

Misalnya, merencanakan content marketing hingga strategi mengubah seorang follower menjadi customer. Terciptanya media sosial sendiri, sebenarnya, sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis. Berkatnya, para pebisnis lebih mudah menemukan target marketi bisnis. 

Keterkaitan media sosial dan pelaku bisnis tergambar pada ilustrasi di bawah ini:

Ilustrasi penggunaan media sosial bagi pelaku bisnis (point-of-rental.com)

 

Berdasar ilustrasi di atas, media sosial akan sangat berpengaruh terhadap buying decision customer. Dan, kemungkinan follower tergerak jari-jarinya untuk membeli produk atau service Anda pun semakin besar. 

Itulah kenapa, penting bagi sebuah bisnis benar-benar mengoptimalkan media sosial secara seksama supaya manfaat dapat diterimanya secara langsung (revenue meningkat). Agar hasilnya seperti demikian, maka:

 

Set Objektif Marketing

Sebelum memulai social media marketing, perlu adanya parameter pencapaian yang jelas. Setidaknya, parameter tersebut meliputi:

  • Specific: fokus pada satu tujuan
  • Measurable: mudah diukur dan dimonitor
  • Achievable: menyesuaikan dengan sumber daya dan kemampuan
  • Relevant: menyelaraskan karakter bisnis yang sedang dijalankan
  • Time-bound: alokasi waktu yang dibutuhkan hingga goal tercapai

Metode ini terbukti mampu meningkatkan lead hingga 50% dari sebelumnya. Selain itu, segala aktivitas di media sosial pun akan terencana dengan baik dan tidak cuma sekedar update” saja. 

 

Ketahui Siapa Saja Kompetitor

Agar tidak di bawah standar, ketahui siapa saja kompetitor yang sudah terlebih dulu hadir di media sosial. Namun sebelumnya, Anda perlu mengetahui tiga jenis karakter kompetitor yaitu:

3 jenis kompetitor (sherpablog.marketingsherpa.com)

 

Tentukan siapa-siapa saja yang sudah hadir di media sosial dan kelompokkan ke dalam 3 jenis tadi. Pastikan Anda mencatat url beserta jumlah follower-nya. 

Tujuan dari tahap ini yaitu:

  • Mengenali jenis konten yang efektif dan terbukti diterima oleh audience
  • Membaca karakter audience sesuai target market
  • Mengetahui frekuensi posting dalam sehari, seminggu, dan sebulan
  • Memahami naik-turunnya trend bisnis berdasarkan perilaku audience dan akun bersangkutan

Apabila semua tercatat dengan rapi, buat setiap aktivitas Anda seperti demikian. Pada kurun waktu tertentu, usahakan untuk membandingkan hasilnya dengan kompetitor-kompetitor tersebut.

 

Alokasi Budget dan Resource

Melebarkan sayap di media sosial tidaklah gratis. 

Bagian ini tidak mendorong untuk menyediakan dana besar. Lihat resource di sekitar Anda. Apa yang mungkin bisa dipakai untuk mengembangkan bisnis di media sosial. 

Misalnya:

Kamera yang tidak dipakai bisa dijadikan sebagai tools untuk mengambil foto. Laptop yang biasa untuk mengetik dan mengunduh film bisa diinstalkan beberapa tools desain grafis. Atau bahkan, mengubah ruang basement yang berisi barang tidak berguna menjadi studio foto mini. 

Namun, semua itu tidak perlu dipikirkan apabila alokasi dana terkait social media marketing sudah dipersiapkan sejak awal. Meski begitu, jangan terpaku dengan alokasi budget yang berlimpah. 

Dikarenakan sebagian besar pelaku bisnis sadar bahwa social media merupakan platform paling berpeluang” untuk mengekspansi bisnis, para pelaku jasa di bidang ini tidak segan mematok budget besar. Hal ini bukan asumsi, melainkan hasil dari data statistik:

Peningkatan alokasi budget social media marketing (digitalmediateam.co.uk)

 

Sebagai tuan rumah”, Anda harus tetap memiliki kontrol penuh terhadap pemasaran melalui media sosial. Apabila tidak, bisnis Anda hanya dijadikan sebagai lahan basah” oleh digital marketer nakal. 

 

BACA JUGA: Social Media Marketing: 5 Platform Media Sosial Untuk Mengembangkan Bisnis Anda

 

 

Source: 1, 2, 3, 4

Image: Pexels.

In this article

Join the Conversation