Social Media Marketing: Optimasi Link Bio Instagram agar Terjadi Peningkatan Klik dari Audience

Masih soal Instagram. Ya, social media marketing melalui channel Instagram cukup menggiurkan. Apalagi, fenomena endorsement semakin meluas. Imbasnya pun terlihat. Mudah ditemukan akun-akun baru dengan jumlah follower puluhan...

3901 0
3901 0

Masih soal Instagram. Ya, social media marketing melalui channel Instagram cukup menggiurkan. Apalagi, fenomena endorsement semakin meluas. Imbasnya pun terlihat. Mudah ditemukan akun-akun baru dengan jumlah follower puluhan ribu. Kalau dipikir-pikir, kondisi demikian sengaja dibuat” supaya mereka bisa seperti ini:

Contoh endorsemenet di Instagram (stories.buffer.com)

 

Buat pelaku bisnis, hal ini agak sulit direalisasikan. Mereka lebih suka” fokus pada pengembangan produk. Coba tanyakan ke digital marketing Anda! Apakah mereka sudah mengoptimasi bio akun Instagram? Apabila Anda merasa upaya dari digital marketer itu kurang optimal, cobalah untuk menggunakan 3 tools optimalisasi bio berikut ini.

 

Linktree: 5 link dalam 1 akun

Linktree merupakan tools untuk menautkan 5 link secara bersamaan di bio Instagram. Anda bisa mengakses tool satu ini di https://linktr.ee/.

Karena jumlah link yang terimput cukup banyak, Ada bisa memanfaatkannya untuk mem-publish link produk atau blog post. Salah satu keunggulan dari tools ini yaitu fitur tak berbayarnya cukup banyak. Meski tersedia fitur berbayar seharga $6/bulan, kemungkinan paket tersebut tidak Anda manfaatkan. Layanan gratis dari Linktree meliputi:

  • Penautan link yang tak terbatas,
  • Pelaporan jumlah klik untuk setiap tautan, dan 
  • tiga tema Linktree.

Ketiga fitur tersebut sudah sangat cukup untuk mempublish link-link potensial demi peningkatan trafik ke situs. 

 

Lnk.Bio: Multiple Links dalam 1 Akun

Kegunannya mirip dengan Linktree, tapi tetap ada keunggulan lain. 

Ketika dipakai di single account, fungsi LnkBio mirip dengan Lintree. Fungsinya sama, memberi kemudahan untuk mem-publish link URL di bio Instagram. Soal jumlah LnkBio lebih unggul. Anda diperbolehkan memasukkan sebanyak-banyaknya” link. Beda dengan LinkTree yang terbatas 5 link saja. 

Selain itu, perbedaan mencolok terdapat pada peruntukannya bagi agency. Jumlah akun yang bisa ditautkan bisa lebih dari 1 akun. Untuk memonitoring 3 akun, Anda hanya dikenakan $1.99/bulan. Bagi sebuah agensi digital online, harga segini jelas sangat hemat. 

Secara keseluruhan, LnkBio pun tak lupa melengkapi diri dengan dashboard pelacakan link, statistik, dan dukungan email. Upaya tracking link URL klien pun semakin mudah. Cukup membuka dashboard, Anda sudah memperoleh informasi komprehensif.

 

Link in Profile: Multiple Links with Relevant Images

Fungsi dasarnya sama dengan kedua tools sebelumnya. Bedanya, tools ini akan menampilkan preview foto atau image yang Anda sematkan ke dalam link. 

Gambaran ketika menggunakan tool ini yaitu:

Setelah mengatur link di profile, akan muncul image dari posting Instagram. Image akan ditampilkan di sebelah tautan yang sebelumnya dimasukkan. Ukuran dari image akan disesuaikan dengan halaman. Apabila Anda memasukkan video atau image, maka tampilannya pun akan dibuat semenarik mungkin. 

Sayangnya, tools ini tidak menyediakan versi gratis. Yang ada, Anda diberi kesempatan untuk mencoba selama 30 hari. Selama masa uji coba tersebut, Anda diperbolehkan memakai seluruh tools premium dari Link In Profile. Apabila merasa bahwa tools ini cukup powerful, Anda hanya dibebankan biaya perbulan sebesar $9,99/bulan. 

Ketiga tools tersebut merupakan modal penting untuk mendulang lebih banyak klik di Instagram bio. Satu dengan yang lain memiliki kemiripan fitur. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk mencobanya terlebih dulu. Tidak semua tools ini bermanfaat, mencobanya satu persatu akan memudahkan Anda untuk memilih. Apabila dirasa butuh dengan kinerja social media tools tersebut, jangan sungkan untuk mengambil paket premium.

BACA JUGA: 5 Cara Menjadikan Instagram Sebagai Sarana Social Media Marketing yang Efektif

 

 

Source: 1, 2

Image: Pexels.

In this article

Join the Conversation