4 Kesalahan Instagram Marketing yang Membuat Nasib Bisnis Menjadi Genting

Sebagai salah satu media sosial teramai di Indonesia, Instagram nyatanya bisa dimanfaatkan untuk social media campaign. Sayangnya, di dalam proses pelaksanaan sering terjadi kesalahan-kesalahan mendasar sehingga mengakibatkan bisnis...

427 0
427 0
Instagram Marketing

Sebagai salah satu media sosial teramai di Indonesia, Instagram nyatanya bisa dimanfaatkan untuk social media campaign.

Sayangnya, di dalam proses pelaksanaan sering terjadi kesalahan-kesalahan mendasar sehingga mengakibatkan bisnis tidak kunjung bersemi. Memang, proses social media campaign tidaklah mudah. Setidaknya, Anda harus melalui 12 step untuk memastikan bahwa usaha pemasaran berhasil. 

Supaya Anda tidak semakin terjerumus pada praktik social media campaign yang salah, berikut ini 4 kesalahan instagram marketing yang membuat bisnis Anda semakin layu.

 

Tidak Menjadi Masyarakat Media Sosial

Jangan pernah memperlakukan media sosial sebagai ekosistem mati”. Media sosial merupakan ekosistem hidup”, dimana para audience di dalamnya berinteraksi sedemikian rupa sehingga seakan seperti lingkungan sosial di dunia nyata.

Berdasarkan persentase, media sosial ialah wahana” bermain bagi para audience-nya. Anda harus ingat akan hal tersebut. Sebagian besar audience media sosial ialah anak muda dengan rentang usia antara 18-34 tahun. 

Berdasarkan Businessinsider.com, pengguna media sosial terbesar adalah anak muda usia 18-34 tahun.

 

Supaya akun Anda mendapat skor engagement dengan baik, ada baiknya mulai rupakan content marketing Anda selayaknya audience media sosial umumnya. Mulai dengan memakai hashtag, menambahkan tag location, mengikuti akun yang sesuai target audience. Selain itu, jangan pernah lupa untuk melihat dan merespons stories dari audience. Serta, tinggalkan pula komentar atau like.

 

Melupakan Emoji Traffic

Hindari melupakan elemen satu ini. Emoji merupakan kata ekspresi” baru yang lebih mudah dipahami dibanding ekspresi melalui kata-kata. Di era digital seperti saat ini, Emoji pun dipakai pula sebagai penarik audience media sosial untuk menengok akun Anda.

Salah satu alasan kenapa Anda perlu memakai emoji karena elemen satu ini mampu dijadikan sebagai searchable option di Instagram. Semakin unik dan relevan emoji Anda, maka semakin besar potensi akun Anda mendapat follower baru. Selain itu, ada tiga benefit lain penggunaan emoji di Instagram, yaitu:

Tiga benefit menggunakan emoji di Instagram. Via landerapp.com.

 

Acuh Tak Acuh Terhadap Visual Strategy

Visual strategy adalah salah satu elemen paling perlu Anda perhatikan. Namun, tidak semua pebisnis mau mengoptimalkannya. Tujuan utama dari visual strategy yaitu:

  • Untuk membedakan antara akun Anda dengan kompetitor
  • Membantu bisnis Anda menciptakan karakteristik postingan
  • Menemukan target market yang relevan, dan
  • Menambah jumlah follower serta interaksi di setiap postingan.

Sayangnya, membangun visual strategy tidaklah mudah. Setidaknya, Anda perlu memperhatikan secara cermat konsep bisnis Anda dan bentuk content marketing yang tepat di Instagram. Singkat cerita, silahkan Anda simak 4 tahap ini.

Empat tahap membangun visual strategy. Via Slideshare.net/pchitchai.

 

Tidak Mengoptimalkan Instagram Stories

Soal ini, saya sudah memberi gambaran. Baca “Instagram Stories: Fitur Baru Instagram untuk Bisnis. Namun, di bagian ini Anda akan diberi ulasan tambahan. 

Instagram stories merupakan media content marketing eksklusif”. Fitur ini akan menghapus setiap konten yang diunggah dalam waktu 24 jam. Oleh sebab itu, pastikan Anda memberi konten terbaik pada fitur ini, seperti:

  • teaser produk terbaru atau layanan terbaru,
  • publikasi diskon atau potongan harga,
  • tutorial mengenai produk,
  • serta solving masalah-masalah audience yang sesuai bisnis Anda. 

Sebagai sebuah fitur baru, ketertarikan audience terhadap fitur ini pun akan meningkat. Semakin cepat Anda mampu mengoptimalkannya, maka semakin besar kemungkinan Anda untuk menghasilkan follower yang loyal. Besarnya jumlah pengguna Instagram merupakan potensi bagi pebisnis. Tidak peduli apa basic bisnis Anda, offline dan online sama saja. 

Yang terpenting, Anda mampu menemukan sudut pandang yang tepat.

 

 

Source: 1, 2, 3, 4, 5

Image: Pexels.

In this article

Join the Conversation