5 Film Wajib Ditonton Para Entrepreneurs

Sebagai pengusaha muda, masih banyak yang perlu dipelajari dari lingkungan sekitar. Tak terkecuali, belajar dari biografi enterpreneur sukses yang dikisahkan ulang dalam bentuk biopic (biographical film) atau cerita...

79 0
79 0
5 Film untuk Entrepreneurs

Sebagai pengusaha muda, masih banyak yang perlu dipelajari dari lingkungan sekitar. Tak terkecuali, belajar dari biografi enterpreneur sukses yang dikisahkan ulang dalam bentuk biopic (biographical film) atau cerita fiksi.

Mengapa film? Begini. Coba Anda ingat-ingat kembali, pernahkah dalam satu fase kehidupan Anda terinspirasi suatu film yang Anda tonton? Pasti pernah. Karena film secara tak langsung mewakilkan pengalaman real dari kehidupan sehari-hari si tokoh utama. Dalam film biopic bertema enterpreneurship biasanya diceritakan jatuh-bangun tokoh utama sebagai entrepreneur. Dari sinilah Anda bisa sedikit belajar dari pengalaman mereka.

Nah, siapkan waktu santai Anda untuk menonton 5 film bertema entrepreneurship berikut ini.

  1. Wall Street (1988)

“Keserakahan itu baik.” Familier dengan moto ini?

Wall Street, film yang dibintangi oleh Charlie Sheen (Bud Fox) menceritakan seorang pialang saham yang sangat ambisius memantau perekonomian Wall Street. Jika Anda mengejar kesuksesan dan kekayaan sekuat tenaga secara ilegal, apa yang harus Anda lakukan kemudian?

Film ini bercerita tentang keputusan ilegal dan sangat tidak etis yang dilakukan Bud Fox untuk menjadi kaya seperti Gekko (perampok korporat). Topik yang diceritakan pada film ini meliputi pasar modal, merger dan akuisisi, corporate finance, valuasi perusahaan dan etika bisnis, dan prinsip-prinsip hukum investasi.

  1. Office Space (1990)

Film komedi Amerika ini menceritakan tentang Peter Gibbons (Ron Livingston) yang bekerja di bawah tekanan bos killer dan penuh politik kantor. Peter mulai menyerah saat sifat ceroboh yang ia miliki membuatnya mencuri dengan cara yang tak pernah terpikirkan.

Film Office Space meliputi budaya perusahaan, pengembangan karier, kepemimpinan, dan teknik membentuk tim. Jika Anda ingin keluar dari dunia usaha, coba tonton film yang juga menyinggung budaya di perusahaan software di Amerika ini.

  1. Glengarry Glen Ross (1992)

Tertarik menjadi entrepreneur di bidang real estate? Anda mungkin bisa ‘mengintip’ seluk-beluknya di film ini.

Glengarry Glen Ross berkisah seputar dunia real estate di Chicago yang menantang dan juga kejam. Di sini, empat sales real estate dipaksa untuk melakukan persaingan yang ketat dalam waktu seminggu. Persaingan antar-sales ini memiliki tiga awarding. Pemenang pertama mendapatkan Cadillac El Darado, kedua satu set pisau steak, dan ketiga? Anda dipecat.

Para salesman dengan kepentingannya masing-masing merelakan berbagai cara untuk memenangkan persaingan. Film ini menceritakan teknik penjualan, manajemen relationship dengan pelanggan, dan teknik negosiasi yang krusial dalam dunia marketing.

  1. The Social Network (2010)

The Social Network bisa dikatakan sebagai biopic terbaik tentang penemu Facebook, Mark Zuckerberg. Film ini akan memberikan Anda sedikit-banyak seputar proses Mark membuat Facebook terkenal seperti sekarang.

The Social Network, 2010 (IMDb.com)

BACA JUGA: Social Media Marketing: Tipe Postingan Facebook yang Mampu Viralkan Bisnis Anda

Film yang dirilis pada 2010 ini memberikan insight kepada penontonnya tentang membuat startup berkualitas terbaik, seperti fleksibilitas dan memiliki ketahanan. Film ini wajib ditonton untuk para pengusaha muda yang ingin mengikuti jejak Mark hingga kini berhasil menjadi salah satu miliarder termuda di dunia.

  1. Jerry Maguire (1996)

Pada eranya, Jerry Maguire dinominasikan untuk 5 kategori, 3 Golden Globes, dan 3 Screen Actors Guild Awards. Dengan kata lain, film ini layak ditonton.

Jerry Maguire menceritakan tentang kehidupan Jerry Maguire (Tom Cruise), seorang lelaki mapan, kaya raya, bertunangan dengan wanita cantik, berkarier cemerlang, dan memiliki banyak teman. Namun, ketika Jerry memutuskan untuk keluar dari zona nyamannya, ia malah kehilangan segala yang ia punya. Setelah itu, ia kembali menata semua seperti sedia kala termasuk berusaha membawa masa lalunya.

Film ini pas untuk Anda yang ingin mencoba keluar dari zona nyaman serta konsekuensi atas keputusan yang telah diambil.

 

BACA JUGA: Strategi Social Media Marketing untuk Bisnis Digital

 

Sumber: 1, 2

Image: Pexels.com

 

In this article

Join the Conversation