Cara Meningkatkan Visitor dan Lead di Blog

Sebelumnya, Anda sudah diajarkan bagaimana membuat konten viral, mengembangkan ide konten blog biasa menjadi luar biasa, serta mengubah artikel menjadi content marketing yang efektif.  Kali ini, Anda akan...

540 0
540 0

Sebelumnya, Anda sudah diajarkan bagaimana membuat konten viral, mengembangkan ide konten blog biasa menjadi luar biasa, serta mengubah artikel menjadi content marketing yang efektif. 

Kali ini, Anda akan diberitahu bagaimana meningkatkan visitor dan lead blog secara simpel. 

Menurut blog sebelah, visitor merupakan pengunjung blog Anda (siapa pun). Sedangkan, lead blog merupakan target pembaca blog Anda yang sesuai dengan perencanaan di awal.

Lalu, bagaimana melakukan dua hal tersebut secara bersamaan?

 

Buat Kuis Kontes atau Giveaway

Apabila saya katakan, Buat artikel sepanjang 2000 kata ke atas untuk mendapatkan kepuasan pembaca”, tentu Anda sudah sering mendengar itu. Bukti memang sudah ada. Namun bagi Anda yang super sibuk, hal tersebut amat sulit direalisasikan. 

Ubah mindset Anda! 

Gunakan strategi kuis, kontes, atau bahkan giveaway. Apakah efektif? Berdasarkan pengalaman dari BuzzSumo,  8 dari 10 top artikel yang sering dibagikan oleh pengguna sosial media yaitu artikel kuis, kontes, dan giveaway

Bukti dari efektivitas taktik ini telah didapat oleh Grab, startup antar-jemput penumpang asal Singapura. 

 

Digital Marketing
Kuis giveaway, via Grab

 

Hasilnya? Ada 61.300 pencarian dilakukan terkait promo tersebut di mesin pencari. Selain itu, ajang kontes mengemudi” tersebut pun menghasilkan keyword turunan yang cukup banyak. Mulai dari:

  • insentif lebaran grab 2017
  • grab bagi bagi thr
  • bonus lebaran grab 2017
  • grabbike thr
  • bonus thr grabbike
  • bonus thr grabbike 2017
  • thr grab bike

Intinya, melalui kontes sedemikian rupa, Grab berhasil menjaga konsistensi dirinya sehingga brand tersebut semakin dikenal oleh calon konsumennya. Di samping itu, berpotensi mendapatkan konsumen baru yang lebih banyak. 

Anda bisa mengadaptasi cara tersebut dengan berbagai bentuk. Mulai dari pembagian e-book atau kontes lain yang menarik bagi pembaca Anda. Cobalah menggunakan Rafflecopter atau Woobox untuk merealisasikan hal tersebut.

 

Lakukan Social Media Marketing

Sosial media merupakan tempat paling tepat untuk melakukan promosi. Di artikel sebelumnya, pemaparan mengenai manfaat dan efektivitas media sosial sudah dipaparkan sehingga tidak diulang di artikel ini.

Social media marketing menuntun Anda untuk melakukan sedikit manipulasi” positif pada situs Anda sehingga cocok dan mudah dibagikan di media sosial. Serta, mampu meningkatkan potensi kunjungan pembaca. 

Caranya?  

  1. Instal Facebook tracking code di dalam template situs Anda supaya Anda mudah memonitor siapa saja pengunjung Anda dari media sosial. 
  2. Praktikkan email blast ke email pengguna Facebook secara langsung. Anda bisa mendapatkan alamat email ini dari profile yang bersangkutan.
  3. Sama seperti poin pertama. Instal pula kode tracking Twitter ke template Anda supaya Anda tahu siapa pengguna Twitter yang suka bertamu” ke blog. 
  4. Manfaatkan fitur Twitter Card. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membagi konten blog ke Twitter dengan visualisasi yang optimal (mulai dari image, caption, descriptioan, hingga headline).

 

Optimalisasi Konten Blog di Masa Lalu 

Konten blog Anda sudah banyak? Jangan khawatir, semua konten tersebut masuk bisa Anda daur ulang” sehingga mampu mendatangkan pembaca baru. 

Caranya? Mainkan emosi pembaca melalui konten Anda sebelumnya. 

Secara umum, emosi pembaca yang paling sering ditunjukkan ketika berinteraksi dengan konten digital marketing ada sembilan. Coba cermati grafik berikut ini.

 

Cara Digital Marketing Meningkatkan Visitor dan Lead di Blog
Emosi pembaca ketika berinteraksi dengan konten digital, via OkDork

 

Dari ilustrasi di atas, konten digital marketing dengan sensasi awe, laughter, dan amusement amat digemari oleh pembaca.

So, saat ini buatlah konten digital marketing yang mampu menggugah salah satu dari 3 emosi pembaca. 

Misalnya, Anda ingin mengambil artikel terpopuler di tahun lalu. Buat artikel dengan substansi:

  • Kisah perjuangan Anda menulis konten tersebut. Awali dari kisah tragis” dan akhiri dengan kegembiraan. 
  • Mengungkap hal-hal lucu atau menyenangkan saat proses pembuatan konten tersebut.
  • Terakhir, cobalah untuk menjadikan artikel tersebut sebagai studi kasus di artikel Anda yang baru. 

 

 

 

Image source: Pexels

In this article

Join the Conversation