Kesalahan Sosial Media Marketing yang Harus Dihindari

Apa yang salah dari strategi social media marketing Anda? Media marketing itu penting buat bisnis. Anda sudah tahu itu. Bisnis endorsement sangat tumbuh subur, terutama di Instagram. Biaya...

270 0
270 0
Social Media Marketing

Apa yang salah dari strategi social media marketing Anda?

Media marketing itu penting buat bisnis. Anda sudah tahu itu. Bisnis endorsement sangat tumbuh subur, terutama di Instagram. Biaya endorsement pun tidak murah. Tercatat, pengiklan harus merogoh kocek hingga 1 miliar untuk meng-endorse akun dengan jumlah follower cukup banyak. Kemudian:

  • Di AS, jika follower Instagram Anda 3-7 juta, maka biaya untuk satu endorsement produk dihargai hampir Rp1 miliar.
  • Bagi para pesohor di Youtube, harga endorsement per sekali posting bisa mencapai Rp2,4 miliar.
  • Endorsement berpotensi meningkatkan penjualan secara segera sebanyak 4 persen, menurut Marketwatch.

Benefit media sosial bagi bisnis diamini pula oleh para pelaku digital marketing. Setidaknya, ada 4 hasil statistik betapa pentingnya social media marketing bagi seorang marketer online.

  • 92% marketer di tahun 2014 mengklaim bahwa social media marketing amat penting untuk bisnis mereka.
  • 80% strategi social media marketing mampu meningkatkan trafik website.
  • Social Media Examiner menegaskan bahwa 97% marketer menggunakan media sosial untuk membangun personal branding.
  • Sayangnya, 85% pengguna sosial tidak tertarik menggunakan social media tools.

 

Setelah mengetahui keuntungan dan fakta social media marketing, kadangkala pebisnis cenderung menjadi buta dengan ekspektasi mereka sendiri. Sehingga, ia serampangan saat mengeksekusi konten digital marketing di media sosial. 

Supaya Anda tidak salah jalan, berikut ini beberapa kesalahan social media marketing yang sering dilakukan oleh pebisnis.

Social Media Marketing Strategy yang Salah

Tanpa sebuah strategi, langkah Anda menjadi tidak tentu. Sebelum Anda membuang-buang waktu, tenaga, bahkan dana, ada baiknya Anda buat….

  • Goals
  • Target audience
  • Tactics
  • Time investment
  • Team

… mengenai strategi digital marketing Anda di media sosial. Kenapa demikian? 

Goal setting akan membantu Anda untuk merencanakan, memonitor, dan mengukur efektifivitas strategi. Sedangkan target dan tactics akan saling berkesinambungan demi merealisasikan goal sesuai rencana. 

Poin time investment dan team akan menjadi bahan bakar utama saat Anda merealisasi social media marketing bisnis Anda. 

 

Tidak Mengetahui Target Audience

Apabila Anda ingin mendapatkan hasil cepat melalui social media marketing, maka itu salah. Sebanyak 94% pengguna social media sama sekali tidak ingin membeli produk. Mayoritas, mereka hanya ingin terhubung dengan teman atau keluarga ketika membuka media social

Kesalahan Social Media Marketing yang Harus Dihindari
Pengaruh Social Media terhadap Keputusan Membeli, via Shilbrook

 

Oleh sebab itu, ubah mindset Anda soal social marketing lebih lunak lagi. Pakai sosial media untuk membangun brand bisnis. Setidaknya, brand bisnis Anda dikenal luas oleh para pengguna media sosial. Itu amat masuk akal berdasarkan statistik di atas.   

Meski membangun brand adalah tujuan utama, bisa jadi 5% dari followers Anda berpotensi menjadi konsumen juga. 

Misalnya followers Anda berjumlah 100.0000, lima persen dari itu sekitar 5.000 konsumen. Artinya, kemungkinan lima ribu orang tersebebut bisa terkonversi menjadi konsumen Anda. 

Sibuk Membicarakan Diri Sendiri

Meski tujuan utama hanya untuk membangun brand, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak membicarakan diri sendiri. 

Di sosial media sudah terlalu banyak orang curhat. Jangan sampai Anda menjadi bagian mainstream tersebut. Coba cermati chart berikut ini.

Kesalahan Social Media yang Harus Dihindari
Top 10 Alasan Penggunaan Social Media, via PanduanIM

 

Di sana, mayoritas pengguna sosial media memakai medsos untuk mencari kabar tentang teman atau keluarga, atau mencari konten yang menarik.

Oleh sebab itu, buat konten media sosial Anda yang menarik atau paling tidak berisi tentang kabar-kabar mengenai orang-orang terdekat dari follower Anda. Contohnya siapa? Sosok yang mereka idolakan dan kagumi.

Pastikan pula, konten memang relevan dengan sosok-sosok tersebut.

 

 

Image Source: Pexels
In this article

Join the Conversation