5 Tools Scheduling yang Akan Memudahkan Social Media Marketing

Menjalankan strategi social media marketing, apalagi untuk kepentingan bisnis didalamnya, tentu membutuhkan waktu yang besar untuk memerhatikan traffic dan scheduling. Scheduling memang tampak remeh. Namun, siapa yang sangka...

742 0
742 0
5 Tools Scheduling yang Akan Memudahkan Social Media Marketing

Menjalankan strategi social media marketing, apalagi untuk kepentingan bisnis didalamnya, tentu membutuhkan waktu yang besar untuk memerhatikan traffic dan scheduling.

Scheduling memang tampak remeh. Namun, siapa yang sangka jika hal tersebut tetap saja membutuhkan waktu Anda? Bagaimana jika waktu posting, Anda memiliki kendala? Kalau Anda merasa terbebani dengan hal seperti itu maka Anda harus mengalihkan sebagian tugas social media marketing pada bisnis Anda kepada tools pengelolaan media sosial. Selain lebih efektif, juga menguntungkan bagi bisnis Anda.

Berikut lima social media tools yang pas untuk Anda gunakan.

 

1. Everypost

Everypost merupakan website berdesain simpel. Namun, banyak menawarkan kemudahan untuk pebisnis yang menginginkan tools scheduling untuk media sosial Anda.

Saat memasuki website tersebut, Anda akan disuguhkan dengan penawaran free trial untuk mencoba produk unggulan mereka. Selain itu di bagian pojok kanan atas, Anda langsung bisa membuat akun untuk mencoba free trial-nya.

Social media yang support untuk Anda pergunakan, yaitu Twitter, Facebook (personal & company pages), Google+ (personal & company pages), LinkedIn (personal & company pages), Pinterest, Tumblr, Email, and Dropbox.

Sebagian besar dashboard disediakan untuk menulis content postingan, memperpendek URL, dan menjadwalkan postingan. Anda juga memiliki pilihan untuk posting sekarang atau jadwal untuk nanti. Sangat mudah, bukan?

Untuk detail harga dan fitur, Anda bisa melihat pada bagian pricing. Setiap schedule per post, social analytics, dan content curation memiliki kemudahan fasilitas yang berbeda sesuai dengan harganya. Tentunya semakin mahal, maka semakin banyak fitur yang didapatkan.

2. Buffer

Jika Anda menginginkan software yang mudah digunakan, memiliki desain yang simpel, serta sangat fleksibel saat digunakan, Anda bisa memilih Buffer sebagai scheduling media sosial Anda.

Saat Anda sudah menjadi member Buffer, Anda bisa membagikan konten ke berbagai network yang diinginkan, menambahkan atau menghapus network sesuka Anda, dan menerima report analytics mengenai kinerja social media Anda.

Buffer tersedia di network media sosial kesayangan Anda seperti  Facebook, Twitter, Instagram, Linkedin, Google+, dan Pinterest.

Mudahnya lagi, jika Anda menggunakan scheduling untuk bisnis, Anda bisa berkolaborasi dengan tim agar lebih mudah melakukan koordinasi.

Berbicara masalah harga, Buffer cukup terjangkau, apalagi menawarkan banyak fitur yang bisa digunakan lebih mudah. Selain memiliki free trial, kelebihan Buffer lainnya bisa digunakan di smartphone Anda. Jadi Anda tidak perlu repot-repot menggunakan komputer untuk tracking jalannya aplikasi ini.

BACA JUGA: Social Media Marketing: 5 Platform Media Sosial Untuk Mengembangkan Bisnis Anda

3. SocialOomph

Jika pertama kali membuka SocialOomph, desainnya memang tampak sangat minimali. Namun, dengan kualitas yang minimal ini SocialOomph menghasilkan pencapaian yang maksimal untuk membantu strategi social media marketing bisnis Anda.

Tawaran yang diberikan pun bervariasi dan menarik untuk menaikkan strategi pemasaran produk Anda, hanya dengan verifikasi menggunakan e-mail, maka Anda akan langsung tersambung menjadi member SocialOomph.

Setelah tersambung sebagai member, Anda disuguhkan dengan beragam social network yang disediakan, yakni Twitter, Facebook, Pinterest, LinkedIn, RSS Feed, Blog, App Net, dan Plurk.

Selain itu, Anda juga dimudahkan dalam melakukan pembaharuan setiap konten postingan yang akan ditampilkan juga Anda bisa mengatur schedule postingan sesuai waktu yang diinginkan. Untuk mempersingkat konten di media sosial seperti Twitter, Anda juga difasilitasi penggunaan bit.ly untuk mempersingkat URL.

Jika Anda menggunakan free account dan merasa puas dengan layanan yang diberikan, Anda bisa mencoba untuk upgrade account dan nikmati berbagai fasilitas yang lebih untuk meningkatkan efisiensi dari hasil pemasaran pada media sosial.

4. Hootsuite

Sudah bukan rahasia lagi jika Hootsuite menjadi social media marketing terbesar dan terkenal karena digunakan oleh jutaan orang di seluruh belahan dunia untuk dapat memasarkan bisnis mereka secara efisien.

Jika Anda sudah mendaftar untuk menjadi member pada Hootsuite dan memilih rencana Anda, maka Anda akan disuguhkan oleh berbagai fitur yang menarik. Pertama hal yang perlu Anda lakukan, yakni menambahkan saluran media sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan Google+. Jika sudah, maka Anda akan dengan mudah memilih platform media sosial apa yang ingin ada posting.Hootsuite juga memiliki fitur lainnya yang tidak kalah dari social media scheduling tools lainnya, yakni memiliki content curation, analytics, monitoring, dan team management.

5. Sprout Social

Desain dan isi pada dashboard sangat komunikasi, apalagi jika Anda mendaftar menjadi member Sprout Social. Anda juga dapat mengikuti free trial dari aplikasi tersebut jika ingin mencoba bagaimana sistem ini bekerja.

Jika Anda sudah berhasil bergabung dan mencobanya, maka Anda dapat mengundang tim lain untuk join membantu mengelola di dalamnya. Anda dan tim juga bisa mengikuti trend akun Anda, memahami demografi, dan merinci interaksi dan postingan dalam seminggu terakhir.

Media sosial yang termasuk ke dalam Sprout Social seperti, Facbook, Twitter, Instagram, LinkedIn, Google+, dan platform lainnya. Selain itu, Anda bisa mendapatkan seluruh media sosial analytic, monitoring, dan tentunya scheduling.

Keunikan aplikasi ini, memiliki tab Discovery yang memungkinkan Anda melihat siapa yang mengikuti, membicarakan, atau berbicara dengan Anda di media sosial, dengan penelusuran cerdas untuk menemukan keywords yang mungkin digunakan oleh customer Anda. Ini memungkinkan Anda melihat apa saja yang menjadi topik perbincangan atau trend.

 

Image source: Pexels

In this article

Join the Conversation